Bireuen - Ratusan tenaga pendidikan mulai dari kepala sekolah dan guru tingkat pendidikan SMA sampai PAUD mengikuti sosialisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sosialisasi yang digelar Universitas Terbuka (UT) kelompok belajar (Pokjar ) Kabupaten Bireuen, berlangsung di gedung UT setempat, Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang,Sabtu (22/10) bertujuan untuk membenahi standar pendidikan pada anak usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bireuen, Asnawi melalui Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Iskandar Is mengatakan, perkembangan Paud di Kabupaten Bireuen sangat besar, namun standar pendidikan PAUD itu harus dibenahi.
Sementara pengurus Pokjar UT Bireuen, Drs Arifin Ishak disela-sela sosialisasi itu mengatakatan, sebanyak 500 orang yang sudah berbakti di PAUD dalam Kabupaten Bireuen. "Namun yang perlu dilakukan untuk mengajar di PAUD adalah meningkatkan kualitas mengajar bagi pengajar atau guru di PAUD itu sendiri," ungkapnya seraya mengatakan mengajar di PAUD harus tahu mengenai anak usia dini.
Arifin mencotohkan, jika guru tidak bisa membuat layang-layang atau anyaman bagaimana nantinya mengajari anak-anak,"Atau hanya sekedar mengayun-ayunkan anak-anak diayunan,"ucapnya dengan nada bertanya.
Ditambahkan pengurus Pokjar UT Bireuen itu, selama ini PAUD yang ada di Bireuen dinilai belum memiliki kurikulum yang baku untuk diterapkan kepada anak didik. Selain itu tenaga pengajarnya pun hanya tamatan SMA saja, "Kedepan tenaga PAUD berpendidikan S1 PAUD, hal ini perlu agar guru yang mengajar tidak hanya tahu anak usia dini tapi juga tahu cara mengajar yang baik kepada mereka, " sebutnya.