THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»TDMRC Gelar Aneka Lomba Sambut Hari Anak


TDMRC Gelar Aneka Lomba Sambut Hari Anak
Nurul Fajri | The Globe Journal
Sabtu, 16 Juli 2011 00:00 WIB

Banda Aceh- Tsunami and Disaster Mitigation Reseach Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala menggelar aneka lomba dalam rangka menyambut hari anak nasional. Lomba yang diadakan di Escape Building, Gampong Pie, Meuraxa tersebut diikuti oleh 300 anak baik dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Pertama (SMA).

Drs, Mukhlis A. Hamid, M.S, Kepala Divisi Advokasi, Edukasi dan Training kepada The Globe Journal mengatakan bahwa lomba ini adalah salah satu dari kegiatan kampanye pemanfaatan gedung Escape Building, sebagai sarana mitigasi bencana. Dia juga mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan selama dua hari, sabtu (16/7) dan minggu (17/7) ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman, serta penyadaran tentang kebencanaan kepada anak-anak.

“Mimpinya adalah bagaimana anak-anak kita disekolah ini punya pengetahuan lebih awal tentang fungsi escape building sebagai tempat mereka berteduh sementara saat bencana, tempat mereka  melarikan diri saat terjadi bencana besar tempat penampungan untuk korban kebakaran dan sebagainya dan yang lebih penting sebagai tempat belajar” jelasnya saat ditemui di arena lomba mewarnai, sabtu (16/7).

Mukhlis juga menjelaskan bahwa selama ini escape building belum tertata dan terjaga dengan baik, sehingga gedung bantuan jepang ini belum digunakan secara maksimal. Dia juga mengatakan bahwa gedung ini selain juga sebagai penanganan mitigasi terhadap bencana, escape building juga bisa digunakan sebagai tempat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, kepemudaan serta kependidikan dan sarana pembelajaran. Karena tidak ada penangan secara khusus, dia sangat menyayangkan tiga gedung escape building yang tidak terawat dengan baik. Dia juga mengharapkan agar nantinya pemerintah juga mau memberikan anggaran khusus untuk pemeliharaan dan pemanfaatan gedung ini secara maksimal.

“Padahal pemerintah jepang membangun gedung ini dengan mimpi besar juga untuk keselamatan orng kita di banda aceh tapi tak kita jaga dengan baik. Itu mubazir kalau gitu caranya”ujarnya.

Lomba-lomba yang diselenggarakan seperti lomba mewarnai untuk anak-anak tingkah Sekolah Dasar (SD), lomba menulis cerita tentang lingkungan untuk anak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan pagelaran kreativitas seni untuk anak tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di kawasan Meuraxa dan sekitarnya. Dari lomba tersebut, Mukhlis mengharapkan nantinya agar anak-anak dapat mengetahui fungsi escape building dan turut menjaga gedung tersebut.

“Anak-anak ini akan bercerita pada orang tuanya bahwa merka telah ke TDMRC, melihat escape building dan bercerita tentang fungsinya kepada keluarganya. Untuk anak SMP dan SMA bisa menjaga gedung escape building ini jangan dirusak, jangan di gunakan untuk fungsifungsi negatiflah” harapnya.

Selain juga lomba mewarnai dan menulis cerita tentang kebencanaan dan escape building, anak-anak tersebut juga mengikuti pendidikan kebencanaan seperti simulasi pemadaman kebakaran serta game-game yang terkait dengan kebencanaan yang diadakan di seputaran gedung Escape Building.







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close