THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»STAI Al-Aziziyah Samalanga Gelar Konperensi Internasional Perdana


STAI Al-Aziziyah Samalanga Gelar Konperensi Internasional Perdana
Senin, 19 Desember 2011 00:00 WIB
Samalanga, Bireuen - Acara konferensi international digagas oleh Dayah MUDI Mesjid Raya Dan STAI Al-Aziziyah kerjasama dengan Forum Keilmuwan Muslim Nusantara (FORKIM) yang berpusat di Malaysia, Senin (19/12) di Samalanga dengan agenda pembahasan “Peran Pembangunan Pendidikan dalam pembinaan karakter dan peradaban melayu Nusantara” Harapan dan tantangan masa kini.

Dalam siaran pers yang diterima The Globe Journal hari ini, Ketua Panitia Konferensi Internasional STAI Al-Aziziyah Samalanga Tgk H Helmi Imran MA mengatakan dari seminar ini semoga dapat melahirkan konsep pengembangan pendidikan yang sesuai dengan masa kini.

Seminar di buka oleh Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga Abu Hasanoel Basry HG, yang dalam sambutannya menceritakan bahwa Dayah MUDI merupakan salah satu lembaga pendidikan Dayah yang berdiri pada masa raja Kerajaan Sultan Iskandar Muda. Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga yang pimpinannya adalah  Raja Tun Sri Lanang.

Abu Mudi berharap Seminar dan Konferensi ini dapat menghasilkan kerja sama antara masyarakat Melayu Aceh dengan Masyarakat Melayu Nusantara dalam bidang pengembangan, dengan semangat yang tinggi dan kerjasama yang baik STAI Al-Aziziyah kedepan sudah bisa mengembangkan diri untuk menjadi Universitas Al-Aziziyah dengan lokasi di lingkungan wisata Bate Iliek.

Sementara itu bertindak sebagai keynote Speaker. Tgk. H. Muhammad Nazar, S. Ag, yang juga merupakan wakil Gubernur Aceh bercerita panjang lebar tentang kejayaan kerajaan Aceh.

Nazar mengatakan dalam pengembangan dayah kedepan eksistensi kurikulum dayah tetap dipertahankan dan ilmu lain yang berkenaan dengan pendidikan terus dikejar, sehingga mampu "mendayahkan" Bangsa Aceh, Indonesia denga nilai keagamaan dengan cara menggiatkan diri dalam menulis dan menghasilkan karya ilmiyah.

Dari sisi penyebaran Dayah dalam qanun kerajaan aceh pasal 57 disebutkan Dayah adalah Zawiyah, sekarang banyak terjadi distorsi. Salah satu tugas STAI adalah mengembalikan Dayah ke arah yang lebih baik, ujarnya. (REL)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close