THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Seminar International Lahirkan 10 Rekomendasi


Seminar International Lahirkan 10 Rekomendasi
Firman Hidayat | The Globe Journal
Selasa, 07 Juni 2011 00:00 WIB

Banda Aceh — Seminar international pendidikan yang digagas Universitas Muhammadiyah Aceh melahirkan 10 rekomendasi yang secepatnya akan disampaikan kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Demikian dikatakan Ketua panitia kegiatan, Malik Musa kepada The Globe Journal, Selasa (07/6) di Banda Aceh.

Secara seremonial sebenarnya rekomendasi itu sudah diberikan kepada Asisten I Setdaprov Aceh, Marwan Sufi ketika menutup seminar ini, Senin malam (06/6) pukul 10.00 WIB. Malik mengatakan selain seminar pihaknya juga melakukan workshop yang juga menghasilkan keputusan bagaimana cara melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 di beberapa universitas di Asean yang sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Aceh.

Dikatakan Malik, MoU yang ditanda tangani itu adalah kerjasama antara Koordinator Wilayah Selatan Thailand Pusat Pengembangan Pendidikan Islam, Timbalan Rektor Jami’ah Islam Syeikh Daud Al-Fatani, Jala-Thailand, Rektor Institute Keguruan Pendidikan Islam Yala, Thailand, Pemangku Rektor Institute Pengajian Tinggi Islam Perlis, Rektor Kolej Islam Teknologi Antarbangsa, Pulau Pinang, Malaysia, Penasehat Kehormatan Wilayah Indonesia Persatuan Mahasiswa Islam Patani Thailand dan President Forum Komunikasi Intelektual Muda Asean dengan Universitas Muhammadiyah Aceh.

Ke-sepuluh rekomendasi yang dilahirkan dari seminar international pendidikan tingkat Asean yang dilaksanakan pada 5-6 Juni 2011 di Banda Aceh itu adalah menyepakati bahwa pendidikan agama dan pendidikan umum tidak boleh dikotomikan sebagai dua ranah yang berbeda. Untuk perspektif pendidikan baru kedepan adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai filasafat dan nuansa keislaman dalam setiap bidang ilmu yang diajarkan pada institusi pendidikan secara formal dalam bentuk kurikulum yang berlaku nasional.

Forum pengembangan Asia yang dibentuk di Pulau Penang, Malaysia pada 22 November 2010 lalu harus ditindak lanjuti dengan pembentukan Working Group yang bertugas membuat perencanaan strategis tentang tidak lanjut hasil seminar dan kegiatan ilmiah lainnya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sebuah forum yang memiliki posisi tawar yang kuat terhadap pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait.

Penting untuk merumuskan sebuah kesetaraan konteks pendidikan Islam terutama di negara Asia yang serumpun sehingga tidak ada jurang pemisah yang terlalu jauh antar negara baik dari segi paradigma, kontens, serta ketersediaan sumber daya dan fasilitas pendukung. Kemudian Perspektif pendidikan kedepan adalah dengan mengutamakan transformasi struktural dan kulturan dalam dunia pendidikan yang harus berbasis pada potensi, minat dan kemampuan spesifik peserta didik sehingga tidak melahirkan generasi yang tidak kita inginkan.

Pembangunan harus berdasarkan kepada Knowledge Based Management yaitu mengadakan ilmu pengetahuan sebagai modal utama menciptakan masyarakat yang bermartabat, sejahtera dan berkeadilan. Mengilangkan semua kepentingan politis dan ekonomi dalam pembangunan pendidikan sehingga institusi pendidikan tidak boleh dijadikan sebagai lahan bisnis semata tanpa memperhatikan kualitasnya.

Masyarakat muslim tidak boleh larut dalam romatisme sejarah dan kejayaan Islam di masa lalu. Sejarah yang sesungguhnya adalah masa depan. Membuat sejarah pada masa depan hanya dengan infovasi dalam ilmu pengetahuan dan tehnologi. Pemerintah harus memberikan apresiasi yang layak terhadap ilmu penelitian dan produk publikasi ilmiah sehingga komunitas di akademik termotivasi untuk berjarya dan berinovasi.

Pendidikan Islam tidak terlepas dari dukungan dan kualitas sebuah keluarga yang dimulai dengan pembentukan generasi yang saleh sejak usia dini. Pendidikan terdiri dari peserta didik, keluarga, masyarakat dan institusi pendidikan. Negara serumpun Asia harus mempersiapkan diri sejak sekarang untuk menghadapi perubahan 30 tahun kedepan. Sehingga pusat perhatian dunia akan kembali kepada Asia.







    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    No Telp. 0651-741 4556
    Ponsel. 0852 619 222 25


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close