Bireuen-Untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam menyusun perencanaan dan pengelolaan sumber daya yang ada, serta untuk memaksimalkan efesensi dan efektif pemamfaatan dana BOS dan sumber sekolah lain, dinas pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, menggelar pelatihan program bantuan oprasional dan sosialisasi pendidikan karakter sekolah.
Sumber dana pelatihan itu, yang digelar di SMK PGRI Bireuen selama empat hari bersumber dari dana hibah pemerintah Australia yang dialokasikan dalam DIPA Satker dekonsentral perluasan SMP dinas pendidikan Provinsi Aceh.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudyaan Pemuda dan Olahraga Asnawi Senin (14/11) mengatakan, Agar penggunaan dana bos yang lebih efektif dan efesiensi, maka setiap sekolah harus melakukan EDS (Evaluasi Diri Sekolah), penyusunan RKS serta RKAS. Selain itu kepala sekolah dan bendahara wajib melaporkan penggunaan dana tersebut pada setiap tanggal 20 bulan ke tiga triwulan berjalan.
Abdullah selaku Ketua panitia Kegiatan itu mengatakan, sebanyak 180 peserta mengikuti pelatihan tersebut. dirincikannya, 60 kepala sekolah, 60 bendahara sekolah, dan 60 komite sekolah.
"Ini merupakan angkatan yang ketiga tingkat sekolah SD negeri dan swasta, SMP negeri dan swasta MI dan Swasta, MIS dan swasta," katanya.[003]