Bireuen - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sebanyak 205 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim angkatan X yang ditempatkan di 21 desa dalam kecamatan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen, menggelar aneka lomba tingkat anak-anak se-kecamatan Peusangan Siblah Krueng, kegiatan yang berlangsung 2-9 Februari 2012 di mesjid Lueng Danuen.
Menurut panitia pelaksana Akhyar Priadi, Jumat (3/2) peserta lomba sebanyak 109 orang yang berasal dari perwakilan seluruh desa di kecamatan Siblah Krueng. Dia merincikan peserta antara lain lomba tilawah 42 peserta, fahmil 63 orang (21 grup), Azan 21 orang, Hafiz 21 orang, pidato 21 orang.
"Selain kegiatan lomba MTQ tingkat anak-anak panitia bersama masyarakat juga akan mengelar Maulid Akbar yang akan berlangsung kamis (9/2) di Mesjid Lueng Danuen dan pada malamnya akan diadakan Dakwah Islamiyah dengan penceramah Tgk Rasyidin Abdullah," ujarnya.
Selain lomba untuk tingkat akan-anak, Camat Peusangan Siblah Krueng Drs. M. Isa juga menggelar lomba pidato untuk mahasiwa KKM."Untuk menjadi peserta pidato tingkat mahasiswa dipilih berdasarkan penarikan undian sebanyak 30 orang, jadi mereka tidak mendaftar tapi dengan menarik undian secara acak. Dan dengan kejadian ini banyak peserta KKM sangat terkejut karena mungkin ini yang pertama terjadi dimana mahasiswa peserta KKM harus mengikuti lomba pidato yang dilaksanakan camat setempat," kata Akhyar.
Sementara camat M. Isa mengatakan, tujuan mengelar lomba pidato itu untuk memotivasi para peserta agar bisa berpidato dan percaya diri, "Karena kebanyakan peserta KKM ada yang tidak bisa berpidato jadi ketika mereka turun ke desa kita tes dulu mereka," ujar Camat sambil tertawa terkekeh.
Ditempat terpisah Rektor Universitas Almuslim Drs. H. Amiruddin Idris, SE, Msi mengatakan, Program KKM ini merupakan kewajiban mata kuliah bagi para mahasiswa yang akan menyelesaikan studi di sebuah Perguruan Tinggi.
"Saya sangat berterima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah bersama-sama mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan dengan harapan semoga penempatan mahasiswa KKM di desa-desa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat serta tidak jadi beban bagi masyarakat," tukas Amiruddin Idris.