THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Pemko Rekrut Mahasiswa Mengajar Agama di Sekolah


Pemko Rekrut Mahasiswa Mengajar Agama di Sekolah
Nurul Fajri | The Globe Journal
Senin, 01 Agustus 2011 00:00 WIB
Banda Aceh- Untuk menambah jumlah guru agama yang akan mengajar selama Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh telah merekrut sebanyak 300 orang mahasiswa untuk mengajar di sekolah-sekolah di Kota Banda Aceh. Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Walikota Banda Aceh, Drs. Mahdi, kepada The Globe Journal, Senin (8/7).

“Pada saat awal kita sudah seleksi, pada saat rapat kita sudah menyenter siapa orangnya. Misalnya dari IAIN, siapa orangnya. Tentu saja teman-teman kita bisa melihat orang ini wataknya begini. Kita tidak merekrut sembarangan orang, kirim sembarangan, tidak. Kita sudah memantau mereka, mereka itu siapa. Jadi jangan salah rekrut”ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Dia mengatakan bahwa tujuan dari Pemko mengatakan pembelajaran selama bulan Ramadhan adalah untuk menghindari masyarakat atau murid sekolah dari kegiatan-kegiatan yang tidak pending. Dan ini merupakan salah satu antisipasi dilakukan oleh Komite Penguatan Aqidah-Peningkatan Amalan Islam (KPA-PAI) untuk menguatkan aqidah anak-anak didik.

“Jadi kita buat pendidikan di bulan puasa ini, supaya itu terfokus dan mereka bisa belajar agama disamping belajar mata belajar mata pelajaran umum. Tapi kita kali ini lebih memfokuskan pada pelajaran aqidah karena pengalaman bulan-bulan belakangan ini kita banyak yang sesat ya bukan sesat berat tapi menyimpang sedikit”jelasnya panjang lebar.

Mahdi mengatakan jumlah guru agama yang terdaftar se Provinsi Aceh untuk mengajar agama islam di sekolah-sekolah berjumlah 177 orang, dan pihaknya kekurangan sekitar 300 orang lagi sehingga merekrut mahasiswa yang diangga berkompeten untuk mengajar agama islam, terutama aqidah kepada anak-anak tingkat sekolah. Dan mereka ini akan mulai mengajar pada tanggal 4 agustus 2011 mendatang.

Mahdi mengharapkan dengan adanya pengajaran agama yang dilakukan oleh para mahasiswa selama bulan puasa ini dapat merubah watak anak, dan membuat anak didik agar tidak berpikir tentang hal-hal yang tidak benar.

 “Tentu mereka akan patuh dengan perkataan ustad-ustad mereka. Ustad ini juga akan menyarankan untuk menjauhi hal-hal yang dilarang. Supaya anak murid punya pemikiran,dan dia tidak menghabiskan waktu begitu saja, dengan diskusi yang tidak resmi, itukan berbahaya. Ini kita rubah cara, biarkan kita yang memberikan guru. Jadi tentu arahnya nanti kita yang mengarahkan mereka”tuturnya.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close