Banda Aceh- Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Syiah Kuala menggelar Unsyiah Fair 7 (UF 7) yang diberi tema menyongsong peradaban Indonesia 2030. Fakhrullah ketua panitia UF 7, acara tersebut akan digelar mulai 13-18 juni 2011 di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh. "Unsyiah Fair 7 ini punya enam paket acara yaitu expo, seminar nasional, pekan kreativitas aneuk nanggroe, pekan intelektual mahasiswa, temu ramah aktivis mahasiswa dan konser," katanya pada The Globe Journal yang ditemui di kantor PEMA Unsyiah, Sabtu (11/6).
Unsyiah Fair ini bertujuan sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa. Selain itu juga untuk memotivasi mahasiswa untuk ikut melestarikan budaya Aceh lewat berbagai lomba yang diadakan seperti, jinggle Aceh, miniatur rumah adat, festival tari Aceh, komik empat kolom dan lomba menulis surat untuk Gubernur. Tidak hanya itu, Fakhrullah mengatakan bahwa Unsyiah Fair ini juga bertujuan untuk menjalin silaturahim antar mahasiswa.
Tema yang diangkat adalah menyongsong peradaban Indonesia 2030, dimana nantinya para mahasiwa akan mengambil peran di tahun 2030. "Sekarang kita adalah mahasiswa, kedepannya nanti kita yang akan mengambil peran. Katakanlah umur mahasiswa sekarang 20 tahun, nanti di tahun 2030, dia akan berumur 30 tahun, dan dia akan berperan di tahun tersebut,"jelasnya.
Unsyiah Fair 7 akan dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar pada 13 Juni 2011. Setelah acara pembukaan tersebut, akan digelar seminar Nasional yang menghadirkan Ir. Hermawan, Dekan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung, dan juga Deni Indrayana, Ketua Satgas mafia hukum.[003]