Bireuen- Pekan Olahraga Mahasiswa Universitas Almuslim (POMAL) yang digagas oleh kalangan pengurus Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) gagal dilaksanakan karena ketiadaan dana. Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Suryadi selaku Presiden Mahasiswa mengatakan kegiatan tersebut dibatalkan untuk sementara waktu karena dana yang diplotkan untuk kegiatan tersebut sudah hilang dalam kejadian pencurian uang beberapa hari yang lalu.
Hal senada juga disampaikan oleh Agus Murarramuddin selaku menteri olahraga di PEMA Unimus. Dalam pesan singkatnya kepada the Globe Journal, Minggu (19/6) Agus mengatakan "Ka mubatal dile mandum ba, sebab peng ka dicu" (kami batalkan dulu, sebab uang sudah dicuri).
Dalam POMAL tersebut direncanakan beberapa kegiatan olah raga yang akan digelar seperti sepakbola, volly ball putra-putri dan marathon 10 k dan 5 k. Adapun dana untuk kegiatan tersebut berjumlah sekitar Rp 25 juta. "Terpaksa kita batalkan dulu, sebab dana yang hilang belum ada penggantinya, sekarang kami sedang berupaya agar kegiatan Pomal tetap dilaksanakan," kata Agus kepada The Globe melalui pesan pendek.
Khusus dana yang hilang dibagasi sepeda motor, Suryadi mengatakan bahwa saat kejadian, uang sejumlah Rp 32 juta tersebut dalam penguasaan bendahara umum yang bernama Amalia Riska. Sedangkan uang Senat sebesar Rp 38 juta yang dipergunakan untuk kepentingan Suryadi akan segera digantikan dalam waktu dekat.[003]