Banda Aceh - Pelatihan pemberdayaan usaha mikro yang dilakukan oleh
Gerakan Ayo Bangkit dan Partai Golkar diikuti oleh 100 orang peserta
dari Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kabupaten Pidie. Acara yang
diselenggarakan di Permata Hati Training Center, Aceh Besar, Rabu (28/9)
tersebut adalah pelatihan pertama yang diadakan di Provinsi Aceh.
Salah seorang peserta, Ismawati mengatakan bahwa dia sangat senang bisa
ikut dalam pelatihan tersebut. “Alhamdulillah enak, kita bisa dapat ilmu
dari yang tidak tau menjadi tau. Ada bimbingan juga untuk kita. Dapat
ilmu, dapat kawan-kawan baru, ngumpul-ngumpul seperti ini kita senang,”
ujarnya pada The Globe Journal usai pelatihan tersebut.
Ismiwati sehari-harinya berjualan barang kelontong di depan
rumahnya, di kawasan Punge Jurong. Dia mengaku telah berjualan kurang
lebih enam tahun. Selain mendapatkan pelatihan dan modul pelatihan, Ismiwati mengatakan bahwa mereka juga mendapatkan sejumlah uang untuk
dana usaha.
Pada The Globe Journal, wanita tersebut mengaku dia akan menambahkan
beberapa barang dagangannya. “Mau masukin barang-barang ke kedai. Kalau
tempat nggak usah tambahin lagi, cuma barang-barang aja kita tambah,”
ujarnya.
Mahmudin, penjual rujak di Ulee Lheu juga mengaku sangat senang dengan
adanya pelatihan tersebut. “Kita diajarin cara buat pembukuan. Bagaimana
catat berapa laba, berapa rugi di buku,” ujarnya. Dia juga mengaku
materi yang disampaikan oleh pemateri kadang ada yang sudah pernah
diterapkan sebelumnya.
Ismiwati mengharapkan kedepannya pelatihan tersebut dapat berjalan lebih baik dan dengan peserta yang lebih banyak lagi.