Bandung — Kekuatan pemuda dalam proses pembangunan merupakan instrument penting pemerintah. Agar bisa terlibat aktif di semua ruang professional baik lokal, nasional, hingga internasional, para pemuda haruslah menguasai tiga bahasa utama. Karenanya, malu bila pemuda tak kuasai tiga bahasa utama.
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Malaranggeng menegaskan, para pemuda Indonesia moderen haruslah menguasai bahasa daerahnya, tentunya Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, begitu pula bahasa asing, minimal Bahasa Inggris.
"Pemuda jangan melupakan bahasa daerah sendiri, seperti bahasa Sunda, Bugis, dan bahasa-bahasa daerah lainnya," katanya dalam sambutannya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83 di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jum’at (28/10).
Dia menuturkan semua warganegara harus mempersiapkan para pemuda Indonesia di segala bidang untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan tanpa kehilangan akar budayanya.[]
(Yul-Bisnis Indonesia)