THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Kelas SMA/SMK di Bireuen Over Kapasitas


Kelas SMA/SMK di Bireuen Over Kapasitas
Muhajir Juli I The Globe Journal
Senin, 11 Juli 2011 00:00 WIB
Bireuen-Ketersediaan ruang belajar bagi siswa baru SMA/SMK (lulusan SMP) di Kabupaten Bireuen tahun 2011 tersedia dalam jumlah yang melebihi daya tampung. Banyak SMA/SMK yang masih kekurangan siswa akibat penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah favorit.

Kadis Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen melalui Kabid Dikmenjur Drs M Nasir MPd menyebutkan, khusus lulusan SMP Negeri dan SMP Swasta di Bireuen (non MTsN/MTs di bawah Kemenag) tersedia 173 ruang belajar.

"Tahun ini yang lulus SMP di bawah Disdikpora Bireuen sebanyak 5.420 siswa. Sementara daya tampung di 173 ruang belajar berjumlah 5.536 siswa, itu pun dengan asumsi 32 siswa untuk penempatan setiap lokal. Kalau diasumsikan perlokal 36 siswa, maka ketersediaan daya tampung akan mencapai 6.228 siswa, kata M Nasir kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/7).

Begitu pun, munculnya persoalan keterbatasan daya tampung disebabkan membludaknya pendaftar di sekolah-sekolah favorit, terutama di beberapa SMA/SMK di Kecamatan Kota Juang dan di sejumlah  SMA di Kecamatan Peusangan.

Sementara lanjutnya, sekolah setara di hampir semua kecamatan seperti di Peulimbang, Jeunieb, Samalanga dan Gandapura serta di sejumlah kecamatan lain, sampai hari pertama masuk sekolah, masih terjadi kekurangan siswa yang mendaftar.

"Di Kecamatan Kota Juang beberapa hari lalu masih ada sekolah yang belum terpenuhi kuota pelajar. Alhamdulillah, hari ini sudah mencukupi. Sayangnya di beberapa sekolah setara di kecamatan-kecamatan lain, sampai hari ini belum terpenuhi target siswa," sebut Nasir bernada prihatin.

Sehubungan masih adanya kekosongan ruang kelas bagi siswa-siswi baru di beberapa SMA/SMK, Nasir menyebutkan, Kadisdik telah memerintahkan para sekolah untuk membuka peluang pendaftaran selama satu minggu ini."Kita tentu berharap jangan ada siswa lulusan SMP yang putus sekolah karena dalih tidak tertampung. Sekolah yang masih minim siswa masih dibolehkan menerima pendaftaran dalam satu minggu ini," kata Nasir .

Disinggung terkait polemik daya tampung lulusan Sekolah Dasar di daerah itu, M Nasir mengaku masih dalam pendataan. Begitu pun, persoalan yang terjadi dipastikan hampir sama yakni adanya kecenderungan terjadi penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah favorit."Masih dalam pendataan di lapangan, tetapi secara umum tidak ada masalah terkait daya tampung para lulusan SD. Kami sangat berharap agar orangtua dapat mengarahkan anak-anak mereka memilih sekolah yang terdekat dengan tempat domisili," kata Nasir mengakhiri pembicaraan.







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close