Bireuen-Penempatan tenaga pengajar atau guru di Kabupaten Bireuen Bireuen masih belum merata, sebagian sekolah over guru dan sebagian sekolah lainnya minim tenaga pengajar. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga setempat, Drs. Asnawi, M.Pd pada acara sharing pendapat berkaitan dengan rencana pemerataan penempatan tugas guru, Selasa (14/6), di Aula SMA Negeri 2 Bireuen.
Dia menjelaskannya, di wilayah Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) wilayah Barat Bireuen, sangat kekurangan guru. Namun di wilayah Kecamatan Jeumpa dan Peusangan kelebihan guru, dan di wilayah timur Bireuen jumlah guru juga belum ada pemerataan.
Untuk pemerataan penempatan guru tersebut, Dinas Pendidikan akan melakukan redistribusi guru. "Bukan untuk dimutasi, namun hanya redistribusi. Makanya kita sharing bersama untuk membangun satu persepsi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Bireuen," jelas Asnawi.
Asnawi mengatakan, berdasarkan data, jumlah guru yang akan diredistribusi sebanyak 400 orang. "Guru TK 45 orang, guru SD 353 orang, guru SMP dan SMA sekitar 130 orang. Dimana, dalam penempatan guru tersebut nantinya akan mempertimbangkan faktor kedekatan tempat tinggal dengan tempat tugasnya," sebut Aswani.
Sebutnya lagi, pemerataan guru ini juga untuk kepentingan tenaga pengajar itu sendiri dalam rangka memperoleh sertifikasi. Berdasarkan aturan yang ada, salah satu syarat untuk diberikan sertifikat tersebut harus mengajar 24 jam selama sepekan.
Dia mengaharapkan semua elemen dapat mendukung program redistribusi tenaga pengajar ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru serta menuju kualitas pendidikan yang lebih baik.[003]