
Banda Aceh - Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori, pagi tadi, Jum’at (15/7) meresmikan Japan Corner di Lembaga Bahasa Universitas Syiah Kuala. Japan Corner ini adalah sebuah pusat informasi yang dibuat oleh Persada (Perhimpunan Alumni dari Jepang) cabang Aceh, untuk memberikan segala informasi tentang Jepang kepada masyarakat Aceh.
“Japan Corner adalah pusat dari informasi tentang Jepang untuk kita berikan kepada masyarakat Indonesia, sehingga mereka yang ingin tau tentang Jepang semua hal baik tentang beasiswa, pendidikan, tentang informasi bisa ditanya di Japan corner, bisa juga tentang budaya,tentang sosial,” jelas Ketua Persada cabang Aceh Farid Maulana pada The Globe Journal usai peresmian Japan Corner.
Dia juga menjelaskan jika para mahasiswa dan masyarakat Aceh yang ingin mengetahui bagaimana mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Jepang, mereka bisa mendapatkan informasi tersebut di Japan Corner ini. Karena selain sebagai pusat informasi, Japan Corner bisa juga menjadi sebuah media untuk bertukar informasi serta membantu pengurusan beasiswa ke negara matahari tersebut.
Tidak hanya itu saja, Farid mengatakan bahwa Persada Aceh sendiri juga akan mengadakan kegiatan seperti Nippon Bunkasai, yaitu festival budaya Jepang. Dia menyebutkan bahwa acara seperti ini sudah pernah mereka laksanakan pada bulan Maret yang lalu. Selain itu mereka juga merencanakan festival kebudayaan Jepang, yang nantinya akan dibuat secara besar-besaran agar masyarakat kota Banda Aceh bisa datang dan ikut berpartisipasi dalam festival ini.
“Dibuat lebih besar sehingga banyak masyarakat Aceh bisa datang ke Bunkasai ini dan mereka bisa lihat apa-apa saja budaya Jepang, bukan hanya budaya, makanan, tarian, dan hal lain serta mendapatkan informasi tentang bagaimana cara sekolah ke Jepang,”paparnya.
Menurutnya masyarakat Jepang itu memiliki
budaya yang tinggi, dan budaya-budaya yang ada tersebut banyak yang bisa
diambil dan dicontoh oleh masyarakat Indonesia, khususnya Aceh. Dia juga
mengungkapkan walau demikian tidak semua budaya dapat diambil dan diaplikasikan oleh
masyarakat Aceh karena ada beberapa yang bertentangan dengan kultur masyarakat Aceh yang Islami.
Farid juga menuturkan bahwa nantinya akan dibuka pelatihan bahasa Jepang di Japan Corner ini. Pelatihan ini akan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin belajar bahasa Jepang. “Kita akan membuka kursus bahasa Jepang. Ini terbuka untuk masyarakat umum, jadi siapa saja boleh datang dan belajar bahasa Jepang di Japan Corner,”tuturnya.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas