THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Pendidikan»Dekan FE: Bohong Alumni Unsyiah Tidak Diterima di BI


Dekan FE: Bohong Alumni Unsyiah Tidak Diterima di BI
Nurul Fajri | The Globe Journal
Kamis, 15 September 2011 00:00 WIB

Banda Aceh- Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi, Mirza Tabrani SE, MBA, DBA membantah isu  yang beredar bahwa alumni Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala tidak diterima bekerja di Bank Indonesia. “Alumni kita ada di Bank Aceh, di Bukopin pusat, Mandiri, semua ada dimana-mana, di Bank Indonesia juga banyak. Saya nggak tau ada sumber yang mengatakan ini. Berita seperti  ini semacam provokasi. Ya kalau sekolah ini tidak baik ya tidak ada sekolah lain yang terbaik di Aceh,” ujarnya pada The Globe Journal, Kamis (15/9).

Mirza mengaku tidak tahu jika ada alumni yang tidak diterima bekerja di bank-bank yang ada di Aceh, termasuk Bank Indonesia. “Saya juga nggak tau, nggak ada verifikasi ke saya tentang itu. Masalahnya beberapa bank minta kepada saya. Jadi saya juga bingung, yang ngak diterima itu yang mana. Kemarin Bank Permata, Bank Danamon telpon saya minta beberapa orang untuk ke sana, bahkan Bank Mandiri Syariah sudah saya kirim 8 orang,” katanya heran.

Saat ditemui di ruangan kerjanya di Fakultas Ekonomi Unsyiah, Mirza mengatakan bahwa sangat heran jika ada yang meragukan kualitas para lulusan dari fakultas tersebut. Bahkan dia mempertanyakan apakah ada sekolah ekonomi lain yang terbaik di Aceh selain Fakultas Ekonomi Unsyiah. Menurutnya dalam mendapatkan sebuah pekerjaan kadang kala harus ada koneksi atau hubungan, dan menurutnya mungkin hal-hal seperti ini yang disalah artikan oleh sebagian pihak.

Terkait dengan akreditasi sendiri, Mirza mengatakan bahwa dia sedang mengurus proses akreditasi untuk setiap jurusan. “Akreditasi fakultas ekonomi sedang dalam proses persiapan,”ujarnya.

Dia mengatakan bahwa untuk jurusan akuntansi, berkas-berkas yang berkaitan dengan proses akreditasi sudah dikirimkan ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Sedangkan untuk jurusan managemen sendiri berkasnya sendang diperiksa oleh Badan Penjamin Mutu (BPM) Unsyiah untuk verifikasi data sebelum dikirim ke Jakarta.

“Kalau akreditasi dulu perlu waktu tiga bulan sekarang sudah satu bulan. Dikti pingin semua sekolah terakreditasi, tentunya mereka bekerja keraslah untuk menyelesaikan itu. Cuma karena syarat terlalu ketat maka perlu waktu persiapan,”tuturnya.







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close