SerambiPendidikanBantu Tsunami Aceh, Raja Arab Diganjal Honoris Causa
Bantu Tsunami Aceh, Raja Arab Diganjal Honoris Causa
Sabtu, 03 September 2011 00:00 WIB
Jakarta - Salah satu faktor Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Azis al-Saud mendapat gelar doktor honoris causa karena pernah membantu Aceh. Gelar ini sudah diserahkan di Arab pada 10 Ramadhan lalu. "King pernah membantu menyelesaikan Masjid Arif Rachman Hakim di Salemba. King juga membantu tsunami Aceh sebagai donatur terbesar dan banyak menyantuni anak-anak miskin yatim piatu di Aceh," sebut Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar R Sumantri sebagaimana dikutip dari situs detik.com, Jumat (2/9).
Gumilar menuturkan, duduk persoalan pemberian gelar bersamaan dengan isu pemancungan sedang marak di Tanah Air. Namun, sebetulnya usulan gelar itu sudah diajukan sejak tiga tahun silam. Sebagai bangsa Indonesia, tentu mendengar WNI dipancung saya sedih dan prihatin. “Kalau ada orang yang tersinggung, terlepas mereka tidak memahami konteks hukum di Saudi Arabia dan aturan yang dibuat UI dan mungkin mereka merasa tidak nyaman saya mohon maaf," kata Gumilar.
Gumilar menambahkan, prosedur pemberian doktor honoris causa di UI sudah aturan baku. Prosesnya cukup panjang mulai dari usulan hingga perdebatan di tingkat komite tetap yang terdiri dari para guru besar. Dari hasil pembahasan tersebut, dicapailah sebuah keputusan untuk memberikan gelar pada Raja Saudi. Beberapa pertimbangan dijadikan acuan, terutama jasa-jasa raja terhadap pembangunan Islam di Indonesia. Raja Saudi memiliki pemerintahan yang realistis dan visioner. Bahkan, untuk misi perdamaian di Palestina, raja juga tergolong aktif. "Jadi yang kami lakukan sangat akuntabel," tegasnya.