THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Olahraga»Pidie Jaya Adakan Gerakan Sepeda Sehat Terbesar di Aceh


Pidie Jaya Adakan Gerakan Sepeda Sehat Terbesar di Aceh
Minggu, 05 Februari 2012 00:00 WIB
Pidie Jaya - Kegiatan sepeda sehat diprakarsai Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Meureudu, melibatkan partisipan dari delapan kecamatan, mulai anak usia taman kanak-kanak hingga pelajar dan mahasiswa.

Pihak PMI Meureudu mengatakan, kegiatan sepeda sehat bertujuan memotivasi kalangan muda agar lebih berperan dan peduli terhadap masalah-masalah lingkungan hidup dan kesehatan, serta lebih mencintai olah raga.

Salah seorang pengurus PMI Meureudu Syaiful Jafar  hari Minggu (5/2) di Meureudu mengatakan, inisiasi kegiatan komunitas sepeda sehat terbesar pertama bagi kalangan muda Pidie Jaya awalnya menargetkan partisipan sekitar 1000 peserta, namun sampai hari terakhir pendaftaran, tercatat lebih 1500 peserta, didominasi kalangan muda. “Kegiatan kita ini sepeda sehat, Dalam rangka dan Ulang Tahun HUT PMI Meureudu .Cukup banyak peserta masyarakat kita harap ada partisipasinya,” kata Syaiful Jafar.

“Kabupaten ikut terlibat dan berperan, kegiatannya berbarengan dengan kabupaten dan kita isi juga dengan maulid perayaan hari maulid,” lanjut Syaiful Jafar.

Beberapa orang tua siswa mendampingi putra putri mereka yang menjadi peserta kegiatan komunitas sepeda sehat hari Minggu di Meureudu. “Anak saya usia empat tahun masih TK Malahayati, Syiva, ikut. Kakaknya ikut di SMP 1 Meureudu. Ini kegiatan terbesar pertama yang pernah ada,” demikian ungkap Ana Ibrahim, orang tua siswa.

Kegiatan komunitas sepeda sehat mengambil tema “Jak Ta Weeng Geutangeen", atau “Mari Budayakan Naik Sepeda”, hidup lebih sehat, hemat dan menjaga lingkungan tetap selamat.

Salah seorang tokoh masyarakat Mereudu, Abdul Samad memuji pihak PMI dan pemerintah kabupaten Pidie Jaya, yang berperan mendorong kalangan muda lebih peduli lingkungan melalui kegiatan komunitas sepeda sehat. Samad meminta kegiatan serupa di masa depan agar melibatkan lebih banyak masyarakat, termasuk dari lingkungan santri pesantren (dayah).

“Partisipasi masyarakat cukup baik ya, sambutannya lebih baik. Ini masih sekolah-sekolah sekitar Meureudu, harapan ke depan santri dayah juga lebih terlibat untuk kampanye kesehatan dan lingkungan hidup,” ujar Abdul Samad.

Kegiatan sepeda sehat yang diikuti lebih seribu peserta mengelilingi sejumlah ruas jalan utama lebih tujuh kilometer di kawasan Kota Meureudu, kegiatan dimulai  sekitar pukul 7.30 Minggu pagi.

Salah seorang pejabat kabupaten melepas start dari depan “Balee” rakyat  komplek kantor Bupati dan berakhir  kembali di komplek kantor Bupati Pidie Jaya, Jalan Iskandar Muda Kota Meureudu. Beberapa peserta komunitas sepeda sehat Meureudu didominasi kalangan murid Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Sedikitnya lebih seribu kalangan muda pencinta sepeda di masing-masing kabupaten kota di provinsi Aceh semakin bersatu, terutama untuk kampanye penyelamatan lingkungan dan udara bersih. Baru-baru ini Kalangan aktivis dunia meluncurkan kegiatan solidaritas global berbagi sepeda di 300 kota-kota penting di dunia,melalui program Urban bike share programs, yang diluncurkan untuk tujuan-tujuan kesehatan dan  lingkungan, terutama pengurangan emisi karbon (reducing carbon emissions).

Kota-kota yang ikut berpartisipasi dalam program tersebut antara lain Copenhagen, Denmark, New York Amerika Serikat, London, Barcelona, Wuhan Tiongkok, serta sejumlah kota-kota penting di Asia dan Pasifik. Sementara Jakarta, sebagai ibukota negara baru menginisiasi program sepeda sehat dalam lima tahun terakhir, Jakarta sejak tahun 2007 memberlakukan Hari Bebas Kenderaan Bermotor HBKB  atau “Car Free Days” di beberapa ruas utama jalan ibukota, terutama pada awal dan akhir bukan setiap hari Minggu.

(MNA-Budi Nahaba/VOA)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close