SerambiOlahragaPerenang Aceh Juara Menyeberang Sungai Mahakam
Perenang Aceh Juara Menyeberang Sungai Mahakam
Minggu, 13 November 2011 00:00 WIB
Samarinda- Perenang asal Aceh, Maxmilim, berhasil menjadi juara pertama pada lomba renang menyeberangi Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu.
Perenang asal Aceh yang menjadi asisten di Sekolah Khusus Olah Raga Internasional (SKOI) Kaltim itu berhasil keluar sebagai Juara I dengan catatan waktu tujuh menit dua detik. Lebar Sungai Mahakam yang diseberangi itu sekitar 800 meter.
Juara bertahan dan telah lima kali menjuarai lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam, Nugroho GM, asal Kabupaten Kutai Kartanegara hanya berhasil menempati urutan kedua dengan waktu tujuh menit empat puluh detik.
Sementara juara ketiga diperoleh perenang asal SKOI Kaltim, Dirga Tantri, dengan waktu tujuh menit empat puluh dua detik.
Lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam dalam rangka Festival Mahakam XI 2011 juga diikuti beberapa perenang putri.
Juara Pertama berenang menyeberangi Sungai Mahakam untuk kelompok putri tersebut diraih oleh Ratih Pusapasari perenang asal SKOI Kaltim dengan catatan waktu tujuh menit empat puluh empat detik.
Di posisi kedua, Novi Ade Suryani asal Samarinda dengan waktu tujuh menit empat puluh tujuh detik dan juara ketiga diraih Dwi Yuni Handayani dari SKOI Kaltim dengan waktu delapan menit.
"Saya sudah sembilan kali ikut lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam dan telah lima kali merebut Juara I. Namun kali ini, saya hanya berhasil meraih Juara II," ungkap perenang asal Kutai Kartanegara, Nugroho GM.
Walaupun arus Sungai Mahakam tidak terlalu deras kata Nugroho, namun tantangan lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam kali ini cukup berat.
"Terakhir saya menjadi Juara I pada Festival Mahakam X tahun lalu. Jika dibandingkan tahun ini (2011) arus Sungai Mahakam lebih deras tahun lalu namun sekarang pesaing banyak sehingga saya hanya bisa keluar sebagai Juara II," kata Nugroho GM.
Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Kominfo Kota Samarinda, Muhammad Faisal, mengatakan, Juara I lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam akan mendapatkan hadiah Rp1 juta, Juara II Rp750 ribu sementara Juara III mendapatkan uang Rp500 ribu.
"Selain uang tunai mereka juga diberikan plakat. Walaupun hadiahnya tidak besar tetapi antusias peserta cukup besar dan setiap tahun pesertanya terus bertambah," kata Faisal.
Sementara, Wali Kota Samarinda, Sjaharie Jaang mengaku akan mengupayakan untuk menambah hadiah pada penyelenggaraan lomba menyeberangi Sungai Mahakam pada Festival Mahakam berikutnya.
"Kami masih akan mempertimbangan kemungkinan meningkatkan hadiahnya, bukan hanya pada lomba berenang menyeberangi Sungai Mahakam tetapi pada lomba lain seperti lomba ketinting, jetsky dan power boating. Termasuk beasiswa bagi peserta yang masih berstatus pelajar," kata Sjaharie Jaang.
Lomba berenang menyeberagi Sungai Mahakam kata Sjaharie Jaang sebagai upaya melestarikan budaya warga Samarinda.
"Kita harus melesetarikan budaya warga Samarinda yang identik dengan kehidupan di Sungai Mahakam. Jadi, Festival Mahakam tidak terlepas dari sikap pemerintah menghormati budaya masyarakat," ungkap Sjaharie Jaang.