Bireuen - Meski pun klub sepak bola asal Bireuen memborong
tiga piala Liga Pendidikan Indonesia (LPI) se-Provinsi Aceh yang
memperebutkan piala Gubernur Aceh namun sungguh sangat disayangkan
keberhasilan tersebut kurang mendapat respon positif dari Pemkab dan
KONI setempat.
Manajer tim Unimus Zulkifli, yang juga menjabat sebagai Kabag Humas Kemahasiswaan yang menghubungi sejumlah wartawan Rabu (27/7) menyampaikan, nasib tim Bireuen sangat menyedihkan, Pemkab terkesan tidak peduli dengan mereka.
"Kami tidak dipedulikan oleh Pemkab Bireuen, kalau Unimus tidak diperhatikan mungkin karena Pemkab Bireuen berpikir itu bukan tanggung jawab mereka. Tapi yang sangat memprihatinkan nasib anak-anak SMP dan SMA. Mereka berangkat pun menggunakan uang OSIS. Ini sangat beda dengan Pemda daerah lain yang sangat perhatian. Mungkin Pemkab Bireuen sedang sibuk atau krisis keuangan dana,"guraunya.
Dalam laga itu, tiga piala berhasil diboyong anak-anak sekolah Kota Juang, juara pertama pada kompetisi LPI di Aceh dan selanjutnya akan mewakili Aceh ke ajang LPI Nasional yang akan berlangsung di Bandung pada September mendatang.
Di level perguruan tinggi Universitas Almuslim (Unimus) berhasil membungkam Universitas Syiah Kuala Banda Aceh lewat adu pinalti 3-2 di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya pada Selasa (26/7).Untuk tingkat Sekolah Menengah Atas, SMAN 1 Bireuen berhasil mempermalukan SMAN 9 Banda Aceh juga lewat adu pinalti 5-4.Selanjutnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama anak-anak SMPN 1 Peusangan berhasil menjadi juara usai membabat SMPN 5 Lhokseumawe dengan skor 3-0.