
Aceh Utara — Puluhan warga kembali dilarikan ke Rumah Sakit PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) akibat menghirup amoniak yang disemburkan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Jumat (30/9), sekitar pukul 13.30 WIB. Puluhan warga yang mengalami sesak nafas tersebut umumnya warga Desa Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara yang letak desanya bersisian dengan perusahaan pupuk tersebut.
Aisah, seorang warga Desa Tambon Baroh yang menjadi korban semburan amoniak tersebut menuturkan hal seperti itu sudah sering kali terjadi. “Tidak sanggup lagi saya hitung kalau kejadian seperti ini. Selama puasa kemarin itu saja dua kali saya harus ke rumah sakit,” ujar perempuan 53 tahun itu didampingi anggota keluarganya.
“Kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB. Bisa dikatakan siap Shalat Jumat lah. Kalau masalah ini sudah seperti santapan sehari-hari. Di sini, (rumah sakit-red) paling dikasih air putih, jeruk dan susu. Setelah baikan, kami di suruh pulang, Itu saja,” ungkap salah seorang anggota keluarga Aisah ketika dijumpai di rumah sakit tersebut.
Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) PT.PIM, Mustafa Tahir yang dihubungi The Globe Journal, Jumat (30/9), mengatakan, semburan amoniak tersebut diakibatkan temperatur panas yang terjadi pada refrigrant pabrik PT PIM I.
“Kejadian itu sudah kita tanggulangi dan sekarang sudah normal kembali. Kalau yang kemarin itu ada kebocoran amoniak di PIM II,” kata Mustafa Tahir, merujuk pada kejadian sebelumnya, Kamis (22/9) lalu.
Hingga saat ini, tujuh orang yang menjadi korban amoniak tersebut masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit . “Dokter belum mengizinkan mereka pulang,” tandas Humas PT. PIM tersebut.
“Jeruk, susu dan air putih itu diberikan kepada warga untuk menetralisir kondisi kesehatannya,” timpal Mustafa Tahir, ketika di konfirmasi keluhan dari warga yang menjadi korban semburan dari amoniak tersebut.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas