Bireuen - Pasca tsunami yang melanda Aceh, aneka ragam ikan karang di
Kabupaten Bireuen nyaris punah dan jarang ditemukan nelayan. Volume tangkapan jenis ikan karang tersebut saat ini berkurang dan
sangat jarang ditemukan para nelayan terutama nelayan yang menggunakan
boat-boat kecil.
Demikian dikatakan, Panglima Laot Kabupaten Bireuen, Badruddin Yusuf kepada The Globe Journal, Kamis (6/10). Jenis ikan karang tersebut yang nyaris hilang antara lain Bawal, Kakap Merah, Kerapu, Tenggiri, Jenaha dan berbagi jenis ikan karang lainnya.
Ikan-ikan yang bermain diatas karang itu nyaris punah kata Panglima Laot Kabupaten Bireuen, akibat terumbu-terumbu karang rusak diterjang gelombang tsunami. Untuk mengatasi kelangkaan ikan tersebut, Badruddin Yusuf mengakui sudah meminta pihak terkait membuat karang buatan.