THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Lingkungan»Media Malaysia Kurang Tertarik Terhadap Isu Lingkungan


Media Malaysia Kurang Tertarik Terhadap Isu Lingkungan
Nurul Fajri | The Globe Journal
Jum`at, 21 Oktober 2011 00:00 WIB
Banda Aceh - Pemanasan global atau Climate Change telah menjadi isu global. "Masyarakat harus bersatu padu. Ini bukan isu satu negara saja, tapi jadi isu serumpun," ujar Dr. Nik Norma Nik Hasan, ketua wartawan di School of Communication Universiti Sains Malaysia.

Nik mencontohkan wabah SAR yang pernah menyerang Singapura, juga menjangkiti negara Malaysia. Dia mengatakan bahwa hal ini bukan hanya masalah Malaysia tapi juga kedua negara.

Isu alam sekitar sangat berkaitan dengan politik, pembangunan serta ekonomi. Nik mencontohkan isu alam sekitar di Madagaskar meningkat pesat karena peperangan antar etnik yang terjadi di sana.

"Dalam konteks wartawan di Malaysia,  media Malaysia menggunakan sisi kemanusian dalam mewartakan isu alam sekitar," papar Nik dalam seminar bersama di Aula Pascasarjana IAIN Ar-Raniry, Jum'at (21/10).

Hal ini dikarenakan orang Malaysia kurang berminat untuk membaca isu-isu yang berkembang tentang alam sekitar. Menurutnya, isu-isu tersebut sukar dipahami, terlebih di dalamnya menyangkut elemen sains dan teknologi. "Instrumen penting untuk memahami alam sekitar bukan hanya menulis tapi juga foto," jelasnya.

Nik mengatakan, bahwa dalam riset Ph.Dnya, wartawan di Malaysia punya dua definisi umum tentang alam sekitar yaitu baik dan buruk. "Mereka tidak mendalami isu alam sekitar secara mendalam. Itu dalam konteks Malaysia," ujarnya.

Kerajaan Malaysia bekerja sama dengan NGO dan media untuk memberikan kesadaran umum tentang alam sekitar di tingkat Sekolah Menengah Atas dan Universitas.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close