SerambiLingkunganJK : Perusahaan Amerika Memulai Pembalakan di Indonesia
JK : Perusahaan Amerika Memulai Pembalakan di Indonesia
Yul
Selasa, 10 Januari 2012 00:00 WIB
Jakarta — Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla memberikan argument yang menarik soal kerusakan hutan di Indonesia. Katanya, "Anda bisa melihat sejarah, perusahaan Amerika memulai pembalakan di sini. Mereka mengajarkan masyarakat untuk menebang pohon," ucapnya saat berbicara dalam acara Indonesia Endangered Species Forum, di Jakarta, Selasa (10/1).
JK mengungkapkan, pada tahun 1960-an hutan di Indonesia masih sangat luas. Namun, keberadaannya kian menyempit seiring masuknya perusahaan-perusahaan swasta asal AS yang melakukan pengundulan hutan.
Meskipun AS saat ini gencar mengkampanyekan keselamatan hutan dan menganggap Indonesia sebagai mitra yang penting, menurut JK, niat kesungguhan belum sepenuhnya diperlihatkan.
"Amerika membicarakan hutan dan orangutan tapi Protokol Kyoto itu tidak mau dia tandatangani. Ini mau bagaimana?" katanya.
Selain AS, JK menilai negara-negara besar lainnya juga berperan terhadap kerusakan hutan. Hal itu tampak dengan masuknya berbagai perusahaan dari Jepang, Korea, China dan lainnya yang dimulai sekitar akhir tahun 1970-an.
"Siapa yang merusak dan menikmatinya? Dunia dan bukan Indonesia semata," tegasnya.
Untuk itu, lanjutnya, upaya rehabilitasi yang saat ini diupayakan bukan hanya menjadi tanggung jawab Indonesia namun juga bersama.
"Saya sering mengatakan, Anda tidak dapat merehabilitasi hutan di hotel bintang lima. Anda harus melakukan di Kalimantan dan Sumatra. Anda harus pergi ke sana. Ini menjadi tanggungjawab bersama," tegasnya. []
(Mediaindonesia.com)
Redaksi: Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25