THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Lingkungan»Jalan Lamno Ambruk, Satu Rumah Hanyut Ke Sungai


Jalan Lamno Ambruk, Satu Rumah Hanyut Ke Sungai
Firman Hidayat | The Globe Journal
Jum`at, 16 September 2011 00:00 WIB
Banda Aceh — Jum’at (16/9) pukul 07.30 WIB tadi pagi sekitar 317 KK warga Desa Bak Paoh, Kecamatan Lamno, Aceh Jaya sempat panik ketika badan jalan lintas kecamatan itu ambruk. Camat Jaya, Idram SE ketika dihubungi The Globe Journal, Jum’at (16/9) siang tadi mengatakan kejadian longsor itu secara tiba-tiba. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun dipastikan satu unit rumah ambruk dan hanyut ke sungai.

Idram melanjutkan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan warga Desa Bak Baoh, tapi sore atau malam nanti direncanakan akan dilakukan pertemuan dengan Muspika Jaya. Terkait laporan bencana longsor itu sudah disampaikan ke pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya di Calang. Idram mengakui musibah bencana longsor ini yang pertama dan yang terparah melanda Kecamatan Jaya, Lamno.

Sementara itu salah seorang petugas kecamatan, Aswadi ketika dihubungi The Globe Journal sore tadi mengatakan belum ada satupun alat berat yang ke lokasi untuk penanganan musibah tersebut. Aswadi juga mengatakan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa itu, namun satu rumah ambruk tenggelam dalam sungai.

Menurutnya pada Minggu (12/9) lalu, beberapa desa di Lamno sempat terendam banjir. Setelah banjir sudah ada tanda-tanda karena tanggul sungai yang terbuat dari kawat bronjong itu mulai dikikis air sungai, menyusul kemudian tebing sungai.

“Lalu Jum’at pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB tanpa diduga badan jalan lintas kecamatan itu ambruk,” kata Aswadi. Kini warga yang hendak pulang ke Desa Sango, Sabet, Pante Ceureumen, harus putar ke jalan lama masa tanggap darurat. 

Sementara itu Sekdes Bak Paoh, M. Adam yang sempat menghubungi The Globe Journal sore tadi mengatakan hingga saat ini belum ada satupun alat berat yang turun ke lokasi, padahal camat sudah menyurati beberapa pihak terkait seperti USAID.

M. Adam menjelaskan satu rumah yang hanyut itu milik Dasril yang bekerja sebagai petani cokelat. Namun istri dan anak-anaknya masih berlebaran di Besitang, Sumatera Utara. Saat kejadian Dasril berada di rumah dan begitu dengan suara gemuruh ia langsung keluar sambil membawa sepeda motor miliknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda penanganan baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta seperti USAID yang sedang membangun jalan di kawasan Lamno. Demikian Camat Jaya, Idram SE.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close