Medan - Warga Jl Garu IV, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara (Sumut), heboh menyusul penemuan atas seekor biawak dengan panjang lebih dari dua meter yang berkeliaran di tengah masyarakat. Biawak dengan berat di atas 25 Kilogram (Kg) itu pun akhirnya dapat ditangkap ketika memasuki rumah salah seorang warga.
"Kami kira binatang melata ukuran buaya ini adalah Komodo. Namun setelah kami perhatikan ternyata seekor biawak. Binatang ini yang paling besar sepanjang penemuan masyarakat di daerah ini. Dulunya, memang ada namun hanya ukuran kecil sepanjang 30 Centimeter sampai 45 Cm," ujar seorang warga Garu IVIV, Hendra (40), Rabu (14/12) malam.
Menurutnya, orang yang pertama kali melihat biawak itu adalah Hemawan. Saat itu, Hemawan melihat binatang tersebut seperti terperangkap di bawah pagar rumah. Dia kemudian menanggil rekan-rekannya untuk menangkap biawak tersebut. Biawak berusaha kabur dari kepungan masyarakat. Masyarakat menangkap ekornya dan kemudian mengikat mulut binatang tersebut.
"Saya sempat takut melihat binatang ini. Binatang ini berkeliaran karena mungkin sedang kelaparan. Kami memang belum mendapatkan laporan dari masyarakat di sini atas kehilangan ayam. Bisa saja biawak ini menyasar dari rawa-rawa. Untuk memelihara biawak ini pun sepertinya tidak mungkin. Soalnya, dengan ukuran badan yang besar ini makanannya pasti ayam. Saya gak sanggup," kata Hemawan.
Muhammad Jasim (45), salah seorang warga di sana menyampaikan, biawak banyak di dalam parit besar di daerah itu. Namun, untuk ukuran lebih dari dua meter baru kali ini ditemukan. Biawak banyak berkeliaran karena dekat Sungai Deli. Tidak hanya biawak, ular ukuran besar pun dulunya sering ditemukan masyarakat berkeliaran.
"Dulu masyarakat sini heboh melihat ular dengan diameter sebesar pohon kelapa. Bahkan, ada labi - labi yang dapat kami tangkap dengan ukuran sebesar tampah. Dulu, daerah ini mmerupakan rawa - rawa. sampai saat ini, sebagian rawa - rawa masih ada. Di rawa - rawa itu mungkin masih banyak hewan besar. Ikan dengan berat 8 kg pun pernah kami dapat," sebutnya. [003]