Banda Aceh — Aliansi masyarakat sipil untuk kedaulatan rakyat Aceh (Amskara) akan menggelar aksi demontrasi terhadap Pemerintah Aceh pada 12 Januari 2012 nanti. Demontrasi itu bertujuan untuk menggugat izin-izin konsesi tambang dan perkebunan sawit yang terlalu mudah dikeluarkan pelaksana pemerintah.
Untuk mematangkan konsep demontrasi, Amskara melakukan rapat rencana aksi di
sekretariat eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh, Selasa (10/1). M.Nur, mewakili Sahabat Walhi mengatakan, "Apapun bentuk kasusnya, tetap masalah SDA yang akan kita hantam. Sebab jika kita tinjau kasus per kasus, tak cukup kita rapat hari ini", tegasnya.
Sementara itu Rusli mewakili JKMA dan Jatam menambahkan, "Kasus-kasus cukup banyak, namun perlu dikonkritkan apa isu yang menjadi perioritas aksi dan bentuk aksi yang akan dilakukan." ujarnya serius.
Sebelumnya, rencana aksi tersebut dilakukan menyusul maraknya konflik lahan yang terjadi antara masyarakat dan pemilik lahan yang mendapat izin konsesi dari pemerintah.
Sengketa lahan di Mesuji dan Bima merupakan contoh kasus yang menjadi isu nasional jelas Rusli. Di Aceh sendiri, kasus-kasus serupa mudah dijumpai. Bahkan berpotensi menimbulkan konflik yang tak kalah besar. Karenanya. Amskara bermaksud mengingatkan pelaksana pemerintah Aceh melalui aksi demontrasi ini untuk mencegah konflik di kemudian hari. [Yul]