Logo The Globe Journal - Original
Promosi Pasang Iklan - Nomor HP Riswan
Follow Us on Twitter @theglobejournal | Untuk berita tercepat dan terhangat, ikuti Twitter kami @theglobejournal [] WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL tidak dibenarkan untuk meminta dan/atau menerima apapun dari nara sumber baik dalam bentuk amplop, uang, honor, biaya transportasi, biaya akomodasi, hadiah, dan berbagai bentuk gratifikasi lainnya. [] Jika Anda mempunyai berita atau informasi yang ingin diterbitkan di Koran Online THE GLOBE JOURNAL, silahkan mengirimkankan langsung ke email redaksi@theglobejournal.com atau via fax 0651-7557304. [] LAYANAN PELANGGAN: Jika Anda mengetahui dan memiliki informasi tentang WARTAWAN dan PEWARTA FOTO Koran Online THE GLOBE JOURNAL yang bekerja dengan melanggar Kode Etik Jurnalistik dan/atau mengambil berbagai bentuk gratifikasi dari narasumber, Anda dipersilahkan untuk mengirimkan SMS ke HOTLINE 0819-7390-0730 [] Untuk pemasangan Iklan dan Pariwara serta Kerjasama lainnya dapat langsung disampaikan ke Markerting Koran Online THE GLOBE JOURNAL di Telp 0651-7414556, 7557304 atau HOTLINE 08190-7390-0730. Tim Marketing THE GLOBE JOURNAL akan segera menghubungi Anda. []

Breaking
News

Serambi»Kriminalitas»Pemuda Pidie Turunkan Bendera Merah Putih di Mesjid Baiturrahman


Pemuda Pidie Turunkan Bendera Merah Putih di Mesjid Baiturrahman
Afifuddin Acal | The Globe Journal
Jum`at, 03 Mei 2013 13:28 WIB

Banda Aceh – Bendera Merah Putih di Mesjid Raya Biturrahman diturunkan oleh seorang pemuda yang berasal dari Kabupaten Pidie. Penurunan bendera tersebut berlangsung pada pukul 08.00 WIB, Jumat (3/5/2013) yang kemudian langsung diamankan pelaku penurunan bendera oleh anggota Kodim 0101 Banda Aceh yang berada tidak jauh dari tempat kejadian. Kemudian pelaku langsung diserahkan kepada Polresta Banda Aceh.

Pelaku saat ini sedang mendekam di ruang Bareskrim Polesta Banda Aceh untuk diminta keterangan lebih lanjut. Menurut pengakuan pelaku, ia menurunkan bendera tersebut tanpa ada yang meminta, akan tetapi seperti ada yang merasuki dalam hatinya untuk meminta bendera Merah Putih tersebut agar diturunkan.

“Gak ada yang suruh, tiba-tiba saja saya mau turunkan,” kata pelaku penurunan bendera, Ihkwani Muhammad Nur yang berusia 27 tahun. Ikhwani berasal dari desa Dayah Jeuleupeu, Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie.

Ikhwani saat The Globe Journal meminta keterangannya mengaku saat ini sedang berobat alternative di tabib Ampon Yan di Geuceu Banda Aceh. Karena ia sedang sakit gangguan jiwa yang tanpa sadar sesekali bisa saja terjadi kerasukan. Termasuk niat ingin menurunkan bendera tersebut karena terjadi kerasukan tanpa disadari.

“Lon saket jiwa, teungoh meu ubat bak Ampon Yan (Saya sakit jiwa, sedang berobat sama Ampon Yan),” tandasnya.

Akuinya juga, selama ini ia mengaji di pesantren Ruhul Fatah yang ada di Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar. Karena ia sedang sakit, yaitu gangguan jiwa yang secara tiba-tiba bisa kerasukan, maka ia dibawa oleh saudaranya Tgk  Bustaman untuk berobat di Banda Aceh.

Bagaimana ia bisa keluar rumah, sedangkan ia sedang berada di rumah saudaranya Tgk Bustaman. Ihkwani  mengaku keluar dari rumah pada saat pemilik rumah sedang terlelap tidur sekitar pukul 06.00 WIB. Kendatipun demikian, Ikhwani tidak menceritakan tujuannya keluar dari rumah, akan tetapi tiba-tiba ia sudah berada di Mesjid Raya Baiturrahman dan terbesit pikirannya untuk menurunkan bendera.

Saat The Globe Journal ingin melakukan konfirmasi kejadian tersebut pada Polresta Banda Aceh. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh Komisaris Polisi Erlin Tangjaya membenarkan ada penangkapan terhadap pelaku penurunan bendera Merah Putih di Mesjid Raya Baiturrahman, pelaku mengaku menurunkan bendera Merah Putih karena mendapat bisikan dari makhluk halus.






Twitter TGJ 3
Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
Telp. (0651) 741 4556
Fax. (0651) 755 7304
SMS. 0819 739 00 730


Komentar Anda
AYAM LEPAS

Terpopuler

Cities

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
X
BACA JUGA
Close