
Aceh Besar - Pelaksanaan kesehatan di Aceh ini sudah bagus tapi belum sempurna. Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) itu terus dilanjutkan. Program bidang kesehatan ini menjadi prioritas utama untuk kesejahteraan rakyat Aceh. Hal itu dikatakan Zaini Abdullah ketika menghadiri Maulid Akbar di Masjid Nurul Salam Kemukiman Piyeueng, Kecamatan Montasiek, Aceh Besar, Sabtu(14/5).
Zaini yang sudah sejak tahun 1972 bekerja sebagai dokter ahli tulang kembali menegaskan persoalan kesehatan ini kepada Muzakkir Manaf salah seorang wakilnya yang dipercayakan oleh Partai Aceh sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dalam Pilkada 2011 nanti, keduanya dipopulerkan dengan sebutan “ZIKIR”. Kepada ribuan masyarakat yang hadir, Muzakir Manaf mempertegas lagi bahwa JKA tetap dipertahankan.
Sedikitnya 60 persen masyarakat Aceh berobat ke luar negeri di Malaysia dan Singapura. Ini menunjukkan kualitas SDM bidang kesehatan kita kurang dipercaya masyarakat. Kedepan “ZIKIR” punya program yaitu membawa dan menempatkan dokter dari luar negeri tinggal di Aceh untuk mengobati orang-orang Aceh, pungkas Muzakkir.
Kita jalankan program ini karena inilah yang dituntut oleh Partai Aceh yang merupakan partai miliknya orang Aceh dan sedikitpun tidak ada kepentingan diluar Aceh. Partai Aceh ini lahir dari doa dan air mata jutaan rakyat Aceh, kata Muzakkir.
"Sekarang kita tahu kesehatan sudah gratis hakikatnya adalah karena Partai Aceh, lahir partai lokal ini bukan dari siapa-siapa. Hakikatnya orang atau anggota dewan dari Partai Aceh yang berfikir membentuk JKA ini. Kedepan program JKA ini kita tambah lagi kualitasnya dengan menempatkan dokter jantung dari India di Aceh untuk mengobati orang Aceh dengan biaya yang sangat kecil,"jelas Muzakkir Manaf. [003]
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas