Bireuen - CT Scan bantuan menteri kesehatan RI tahun 2010 untuk RSUD dr Fauziah Bireuen yang menghabiskan dana miliaran rupiah, terpaksa digudangkan. Hal itu karena pengoperasian CT Scan tersebut membutuhkan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang tidak dimiliki oleh pihak rumah sakit.
Direktur Rumah Sakit Dr.Fauziah Bireuen,Dr.Chandra ZA, kepada sejumlah wartawan Sabtu (7/1) mengatakan, CT Scan tersebut memang belum bisa dioperasikan. Untuk mengoperasikannya, pihak rumah Sakit Dr.Fauziah Bireuen baru mengajukan anggaran ke Pemkab Bireuen guna pengusulan pengadaan UPS ke DPRK setempat tahun ini.
"Jika UPS untuk penstabilan listrik di RSU Dr.Fauziah belum terpasang dan alat ST Scan yang diberikan Kementerian Kesehatan RI tahun 2010 tak bisa digunakan, sehingga banyak pasien trauma di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya tidak terlayani," kata Chandra.
Disebutkan.dalam beberapa tahun terakhir ini, pelayanan kesehatan di RSU Dr.Fauziah Bireuen terus ditingkatkan. Petugas bagian kartu melaporkan dalam sehari ada sekitar 300 orang datang berobat baik warga Kabupaten Bireuen maupun warga Kabupaten tetangga yang sengaja berobat di RSU Dr.Fauziah Bireuen. [Yul]