SerambiKesehatanSelembar Tikar Gayo dari Pasien Tua untuk dr Fredrico Patria
Selembar Tikar Gayo dari Pasien Tua untuk dr Fredrico Patria
Senin, 28 November 2011 00:00 WIB
Jakarta - Semangat pengabdian seorang dokter memang tidak bisa diukur hanya dengan materi. dr Fredrico Patria, SpOG atau lebih dikenal dengan nama dr Rico punya kesan mendalam saat bertugas di pedalaman Nanggroe Aceh Darussalam gara-gara selembar tikar Gayo.
Selembar tikar gayo selalu mengingatkannya pada ketulusan hati seorang pasien perempuan tua yang pernah dibantunya operasi prolaps rahim atau turun peranakan, saat ia bertugas di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues tahun 2006-2007.
Pasien perempuan berusia 67 tahun meminta dilakukan operasi untuk prolaps rahimnya. Pasien tersebut dari golongan kurang mampu sehingga bisa menggunakan Askeskin agar pengobatannya gratis.
Sang pasien memang tidak memiliki uang, tapi saking inginnya mengucapkan terimakasih, setelah operasi sang pasien datang lagi menemuinya dengan membawa selembar tikar gayo. Tikar dari daun Bengkuang itu dianyamnya sendiri oleh pasien itu saat sedang dalam masa pemulihan.
"Saking inginnya mengucapkan terima kasih, pasien itu datang lagi membawakan selembar Tikar Gayo yang dia anyam sendiri, katanya untuk bayar operasi," kenang dr Rico.
Meski hanya selembar tikar, hadiah itu sangat berkesan bagi dr Rico karena terharu dengan usaha sang pasien membuatkannya tikar khusus untuk dirinya. Hubungan unik dengan pasien seperti ini selalu mengingatkannya bahwa profesinya sebagai seorang dokter harus selalu menolong pasiennya dalam kondisi apapun.
"Perjalanan menuju lokasi tersebut sangat berkesan. Saya bawa ambulans sendiri ke sana dengan waktu tempuh sekitar 16 jam dari Medan, atau bisa lebih lama lagi kalau sedang longsor," tutur dr Rico saat ditanya detikHealth, Senin (28/11/2011) mengenai pengalaman paling berkesannya selama menjadi dokter.