THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Prihatin, Di Yogya 88 Persen Pengidap HIV/AIDS Anak Muda


Prihatin, Di Yogya 88 Persen Pengidap HIV/AIDS Anak Muda
Yul
Rabu, 28 Desember 2011 00:00 WIB
Yogyakarta — Sungguh memprihatinkan apa yang dialami anak-anak muda di Yogyakarta dewasa ini. Akibat tiadanya pengetahuan tentang perilaku-perilaku yang mengundang HIV/AIDS, setidaknya 88 persen Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Yogyakarta merupakan kalangan anak muda.

Data itu merupakan rentetan kasus demi kasus yang terjadi dari tahun 1993 hingga 2011. Dalam rentang waktu itu terdapat 1.390 kasus HIV/AIDS. "Dari total kasus HIV dan AIDS di DIY, 53 persennya adalah antara usia 20-29 tahun dan 35 persennya antara usia 30-39 tahun," kata Kabid Pencegahan dan Penganggulangan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Daryanto Kadorie di Yogyakarta, Rabu (28/12).

Menurut dia, usia produktif yang terkena kasus virus HIV dan AIDS tersebut rata-rata sudah terinfeksi lima tahun sebelumnya. Itu artinya mayoritas dari mereka sudah terjangkit virus HIV dan AIDS sejak di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). "Artinya lima tahun ke belakang mereka sudah terkena infeksi," ujar Daryanto.

Daryanto menjelaskan, jika sejak duduk di bangku SMP mereka sudah terkena virus HIV dan AIDS, itu berarti mereka berpotensi menyebarkan virus tersebut kepada orang lain ketika mereka berhubungan seks. Sebab orang baru diketahui mengidap dan terjangkit virus itu lima tahun berikutnya.

"Kalau mereka terkena virus HIV itu akan membuat orang tersebut harus mengkonsumsi obat sepanjang usia. Virus HIV itu adalah fase menuju AIDS, tapi kalau sudah AIDS itu sudah sulit untuk diobati," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DIY, Riswanto, mengatakan untuk penanggulangan dan antisipasi virus HIV dan AIDS pada usia produktif pihaknya memberikan buku saku tentang ancaman dan bahaya virus itu kepada para guru olahraga dan kesehatan di seluruh sekolah di wilayah  Yogyakarta.

"Kita juga berikan ekstrakurikuler untuk sosialisasi pengetahuan virus HIV dan AIDS di sekolah-sekolah dan materinya disisipkan dalam mata pelajaran Biologi tentang reproduksi," imbuhnya. []

(Yul-Viva News)






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close