Banda Aceh - Pengetahuan ibu-ibu terhadap gizi seimbang bagi anak-anak di Aceh ternyata
masih sangat minim. Para ibu-ibu selama ini mengira setiap makanan yang
bergizi itu adalah makanan yang harganya mahal. Padahal makanan yang
bisa meningkatkan pertumbuhan anak ada disekitar mereka. Namun,
mereka tidak menyadari hal itu.
Demikian disampaikan Spesialis Kesehatan World Vision Indonesia, Masri Aulia, pada saat konferensi pers Perayaan Hari Anak Nasional di Kafe Pavilliun Selawah, Blang Padang, Kamis(21/7).
“Lahan sekitar rumah mereka yang belum dioptimalkan oleh mereka, yang dulu kita kenal seperti program Taman Sehat Keluarga. Ini lah sekarang yang hilang dari kebudayaan keluarga,” kata Masri Aulia.
Lanjutnya, dibidang penanganan terhadap kesehatan anak sendiri selama ini, baik dari pemerintah maupun bantuan lain berjalan dengan bagus. seperti untuk petugas kesehatan dan masyarakat itu sendiri khususnya yang terkenak efek tsunami, menurut masri sudah dilakukan juga, cuma yang sedikit kurang tersentuh seperti ditempat-tempat tidak kena tsunami, yang tempat tersebut tidak dijangkau bantuan tsunami.
“Mungkin perlu diimplementasikan kembali pemahaman-pemahaman yang sudah ada oleh petugas-petugas dan masyarakat tentang pertumbuhan kesehatan ibu dan anak,”ujar Masri.
Pada perayaan Hari Anak Nasional tahun ini, World Vision dan bekerjasama dengan pemerintah Aceh mengadakan serangkaian kegiatan pada tanggal 23-24 Juli 2011 di Museum Tsunami Banda Aceh. Kegiatan ini akan melibatkan 1000 anak dan masyarakat.
Acara itu dilaksanakan sebagai upaya menyatukan seluruh komponen masyarakat dapat terinspirasi untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi yang sehat, kreatif dan berakhlak mulia serta cerdas dan berprestasi.
Redaksi: Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25