
Banda Aceh- Pengobatan tanpa memakai bahan-bahan kimia atau secara alami semakin diminati oleh masyarakat Kota Banda Aceh. Yayasan Waskita Reiki menjadi salah satu organisasi yang sangat getol mengembangkan pengobatan Reiki. Proses penyembuhan yang dilakukan oleh Reiki dengan alami, dan menggunakan transfer energi.
“Reiki adalah teknik penyembuhan dengan memanfaatkan energi alam semesta yang dirubah menjadi energi di dalam tubuh,” kata master Reiki Hanafi dalam sebuah acara pengobatan Reiki di Hotel Lading, Minggu (8/5). Dia mengatakan bahwa pengobatan dengan transfer energi ini bisa untuk menyembuhkan diri sendiri, keluarga, membantu penyembuhan orang lain dari jarak dekat dan jarak jauh. Juga bisa untuk meningkatkan anti body serta untuk proteksi diri dari energi-energi negatif.
Reiki sendiri adalah sebuah pengobatan alami yang berasal dari Tibet, dan dikembangkan secara bertahap oleh masyarakat di Jepang. Reiki pertama kali dibawa ke Indonesia, yaitu di pulau Jawa pada tahun 1998 oleh Tjipta Dinata Efendi, yang sekarang menjadi Grand Master Reiki yang kini berdomisili di Australia.
Dalam pengobatan yang digelar gratis untuk masyarakat Kota Banda Aceh ini, Hanafi juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, Reiki sudah memiliki kurang lebih 100.000 orang praktisi, serta pengobatan ini sudah tersebar di 113 Kota di Indonesia. Dia sendiri, serta rekannya Henry W.D. Taufik sudah menjadi praktisi Reiki sejak tahun 2006. Hingga sampai saat ini mereka berdua sudah melakukan pengobatan di beberapa kota.
“Seyogyanya setiap satu keluarga minimal ada satu orang yang belajar Reiki agar seluruh keluarga terjaga kesehatannya,” Kata Hanifah di akhir pengobatan.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas