Aceh Besar - Lembaga TB Care ‘Aisyiah telah melakukan pelatihan penanganan tuberclosis selama beberapa bulan ini dan kegiatan sudah berakhir pada Jum’at (30/12) di SMAN 1 Lhok Ngah Aceh Besar. Pelatihan ini mengundang semua kecamatan di Aceh Besar, dan yang terakhir ada lima kecamatan yang berkumpul di SMA 1 Lhok Nga setelah melakukan penyuluhan beberapa minggu yaitu, Peukan Bada, Darul Imarah, Lhokngah, Leupung dan Lhoong.
Koordinator TB Care ‘Aisyiah Aceh Habib Syukri ST, mengatakan pelatihan ini telah dilakukan beberapa bulan terakhir dengan titik fokus pelatihan di Lhok Nga, Kajhu , dan Sibreh. Jumlah peserta yang berhadir direkrut untuk menjadi kader penangan TB sekita 80 orang dari setiap kecamatan di Aceh Besar. “ 80 orang kami rekrut dan dibina untuk mengenal tentang tuberclosis, yang mana kami mengambil dari tokoh masyarakat, dan pegawai puskesmas tiap kecamatan,”kata Habib.
TB Care ‘Aisyiah juga telah melakukan penyuluhan di 15 Kecamatan Aceh Besar, dengan jumlah warga yang mengikuti penyuluhan berjumlah 150 0rang. “ Pelatihan ini ada 2 tahapan ditiap titik pelatihan dan ditambah dengan penyuluhan tiap kecamatan, yang berjumlah 150 warga yang telah terkumpul dan dijelaskan mengenai TB dan dampaknya”.
Kemudian Habib mengatakan, Lhok Nga adalah tempat pelatihan terakhir, yang kemudian para kader dilepas ke masyarakat untuk menangani masalah tubercolosis.“ Setelah di Lhok Nga kami melepas para kader dalam menangani tubercolosis dan gejala-gejalanya di masyarakat, dengan begitu kita dapat mengurangi masyarakat yang terinfeksi tuberclossis, sesuai dengan tujuan TB Care ‘Aisyiah sendiri,”tutur Habib
Habib juga berharap, para kader dapat menjalankan tugasnya dengan baik, terus mencari warga yang terinfeksi TB agar dapat memberikan proteksi yang lebih pada masyarakat.[rel]