THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Masih Tinggi Angka Kematian Ibu dan Anak di Lhokseumawe


Masih Tinggi Angka Kematian Ibu dan Anak di Lhokseumawe
Rabu, 07 Desember 2011 00:00 WIB
Lhokseumawe - Angka kematian ibu dan bayi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada 2011 masih tinggi, meskipun pelayanan kesehatan bagi ibu hamil sudah baik di daerah tersebut, kata pejabat Dinas Kesehatan setempat.

Kadis Kesehatan Kota Lhokseumawe Sarjani Yunus melalui Kasi Kesehatan Ibu dan Anak Ernita di Lhokseumawe, Rabu mengatakan, dalam setahun terakhir jumlah kematian ibu saat melahirkan mencapai lima orang, sedangkan kematian bayi mencapai 39 jiwa pada tahun 2011.

Ia menyatakan, penyebab kematian bagi ibu hamil tersebut lebih banyak diakibatkan oleh pendarahan saat proses melahirkan, sedangkan selebihnya diakibatkan oleh Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan sesak napas serta akibat lain-lain sebagainya.

Sementara, mengenai penyebab kematian pada bayi tersebut, umumnya diakibatkan oleh berat badan lahir rendah (BBLR), sehingga sangat rawan kematiannya, selebihnya diakibatkan oleh Asfeksia (mengalami sesak), ungkap Ernita.

Disebutkan Ernita, mengenai pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di Kota Lhokseumawe, umumnya sudah sangat baik, bahkan dari target yang diharapkan Provinsi Aceh sebesar 95 persen tingkat pelayanannya, Kota Lhokseumawe sudah berhasil mencapai 81,06 persen untuk pelayanan kesehatan.

Apalagi, untuk ibu hamil, untuk wilayah Kota Lhokseumawe, pos pelayanan kesehatannya tidak hanya dilakukan di tingkat Puskesmas saja, melainkan juga di tingkat desa melalui bidan desa hingga ke rumah sakit, ungkap Ernita.

Terhadap masih banyaknya dijumpai kasus kematian ibu dan bayi tersebut, Ernita mengatakan, banyak faktor penyebabnya, di antaranya, usia ibu hamil yang memang rawan untuk melahirkan. Adanya penyakit yang bersifat turunan yang memicu kematian saat melahirkan.

Serta dipengaruhi juga oleh tingkat konsumsi gizi yang tidak seimbang karena faktor ekonomi, sehingga hal itu mempengaruhi janin yang dikandung. Akibatnya, bayi pada saat lahir tidak memiliki ukuran yang sesuai atau ada kelainan lainnya, ujar Ernita.[003]

[antara]






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close