THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Mahasiswa Rawan Hepatitis A


Mahasiswa Rawan Hepatitis A
Yul
Kamis, 10 November 2011 00:00 WIB
Jakarta — Pola hidup mahasiswa masih jauh dari bersih. Hal paling kecil, sangat terhitung jumlah mahasiswa yang mau mencuci tangan sebelum makan. Padahal kebiasaan mencuci tangan merupakan langkah konstruktif untuk mencegah penyebaran virus hepatitis A.

Hal itulah yang dialami puluhan mahasiswa Unpar di Bandung yang terkena Hepatitis A. hal yang sama juga dialami puluhan siswa di salah satu sekolah di Depok . "Intervensi yang perlu adalah higienis dan sanitasi seperti cuci tangan pakai sabun atau menggunakan alkohol," ujar Menkes dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DrPh disela-sela acara The 5th International Eijkman Conference di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (10/11).

Lebih lanjut Menkes mengungkapkan penyakit ini disebabkan oleh virus sehingga ia bisa sembuh sendiri (self limiting disease) asalkan penderitanya dipantau terus, istirahat yang cukup serta mendapatkan gizi yang baik.

Sampai saat ini jumlah korban siswa di Depok sekitar 68-69 orang dan masih berstatus KLB (Kejadian Luar Biasa), dan status ini ditetapkan agar bisa meminta bantuan dari pusat seperti mendapatkan sanitasi dan juga kaporitisasi.

"Dinkes setempat dan dibantu tim dari P2PL kita sudah melakukan investigasi awal, serta melakukan pemantauan dari kantinnya seperti diambil sampelnya, kebersihan di kantin tersebut di lihat karena ini di satu sekolah jadi kemungkinannya dari tempat makan bersama," ujar Menkes.

Hepatitis A itu sifatnya beda sekali dengan hepatitis B dan C, jadi jangan dicampur karena dia bersifat akut lalu selesai. Hal terpenting dari hepatitis A adalah dirawat dengan baik agar tidak terjadi komplikasi.

Penularan virus Hepatitis A atau Hepatitis Virus tipe A (HVA) biasanya melalui fecal oral, yaitu virus ditemukan pada tinja. Virus ini juga mudah menular melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi.

Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi Hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah Hepatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati. Pencegahannya untuk Hepatitis A adalah melakukan vaksinasi yang juga tersedia untuk orang-orang yang berisiko tinggi.

Dalam banyak kasus, infeksi hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah herpatitis B atau C sehingga tidak akan menyebabkan kanker hati. Meski demikian, hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas bagi yang harus dirawat di rumah sakit.

Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk hepatitis A, sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan, perlu istirahat yang cukup, perlu nutrisi untuk anti mual, dan istirahatkan hati dari asupan makanan kurang sehat sepertia alcohol, dan makanan siap saji lainnya. []

(Yul-Detik)






    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    No Telp. 0651-741 4556
    Ponsel. 0852 619 222 25


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close