THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Korban Penembakan Ditanggung Jaminan Kesehatan Aceh


Korban Penembakan Ditanggung Jaminan Kesehatan Aceh
Alfan Raykhan Pane | The Globe Journal
Selasa, 10 Januari 2012 00:00 WIB
Banda Aceh - Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUDZA, Dr. Mohd Andalas, Sp.OG, menyatakan korban penembakan di Aneuk Galong beberapa waktu lalu, termasuk yang ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). "Korban di Aneuk Galong juga ditanggung JKA, karena mereka juga sudah dianggap menjadi warga Aceh,"ucapnya. Hal tersebut disampaikan Dr. Mohd Andalas, Sp.Og, atau biasa dipanggil Dr. Andalas, kepada The Globe Journal di ruang kerjanya, Selasa (10/1).

JKA sendiri adalah program asuransi kesehatan untuk masyarakat Aceh yang dimulai sejak Juni 2010 oleh Pemerintah Aceh, merupakan program pemerintah dan milik rakyat Aceh yang diluncurkan periode 2009-2014.

Wakil Direktur RSUDZA bidang Pelayanan itu juga menegaskan, "Apapun alasannya JKA adalah fenomena kebijakan dibidang kesehatan yang masih dibutuhkan rakyat Aceh, artinya program ini hendaknya dapat berlanjut, dengan catatan kriteria penerima manfaat program JKA harus tepat sasaran, jangan masyarakat non PNS/TNI-Polri yaitu contohnya pengusaha yang ditanggung asuransi swasta termasuk karyawan atau pekerja swasta yang ditanggung Jamsostek jangan pula menggunakan program JKA juga," jelasnya serius.

Tidak ada alasan masyarakat Aceh untuk tidak mau berobat, tidak ada lagi alasan kematian Ibu tetap tinggi di Aceh Puskesmas atau Rumah Sakit umum/swasta sudah ikut program JKA, tapi JKA sebaiknya tetap memperhatikan anak ketiga (PNS/TNI-Polri) yang tidak ditanggung negara, harus bisa dicover oleh program JKA.

Dari hasil survey yang dilakukan pada bulan Desember 2011, sebesar 80% tingkat kepuasan pasien rawat inap dan rawat jalan. Yang masih menjadi persoalan adalah adalah miskomunikasi antara pasien/keluarga pasien dengan petugas kesehatan.

"Contohnya pasien korban kecelakaan lalu lintas di  IGD, yang menjalani fase gawat termasuk fase penanganan selanjutnya namun terkadang keluarga pasiennya kurang sabar. Ini yang belum terjalin selama ini,"kata Dr. Andalas.

Dr Andalas menginformasikan bahwa belanja makan-minum pasien untuk empat bulan ke depan hingga April 2012 Rp. 6,5 M, baru 36% atau 2,3 M yang disetujui. Belanja gas medis sebesar 2,9 Miliar untuk 4 bulan kedepan, baru Rp.1 M atau  35 % yang disetujui. Kontrak perawatan alat medis, pemeliharaan gedung, belanja bahan habis pakai dan biaya pendidikan dan latihan (Diklat) adalah item-item yang belum disetujui pihak Legislatif Aceh.

Dr. Andalas juga menjelaskan, saat ini kunjungan pasien ke poliklinik di lingkungan RSUDZA, Senin - Jumat perharinya mencapai 700 - 800 orang pasien, termasuk 25 orang sampai dengan 30 orang pasien operasi terencana per harinya dan 90% mitra utama/pasien adalah peserta program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

"Pasien RSUDZA 90% adalah peserta JKA, selebihnya dari pasien Askes, Jamkesmas, pasien umum termasuk pasien Jamsostek. Perubahan kebijakan sejak Juni 2011, bagi pasien bersalin baik persalinan normal maupun persalinan dengan operasi Caesar, sudah dialihkan ke program pemerintah pusat yaitu Jampersam,"sebutnya.  

Persoalan Lahan Parkir

Membludaknya pasien dan pengunjung di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) menimbulkan berbagai persoalan menyangkut ketertiban. Salah satunya adalah parkir kenderaan sepeda motor yang semakin semraut dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Dr. Mohd Andalas, Sp.OG, meminta karyawan rumah sakit agar memarkirkan kendaraan bermotor di lokasi rumah sakit lama.

"Mengingat pasien RSUDZA 90% peserta JKA dan notabene menggunakan kendaraan pribadi, saya sudah menyarankan agar karyawan RSUDZA New Hospital memasuki tahun 2012 ini, memarkirkan kendaraannya di lokasi rumah sakit yang lama," jelasnya serius.

RSUDZA tidak memiliki basement untuk lahan parkir, maka sangat layak jika karyawan dan mahasiswa praktek dapat parkir di  lokasi rumah sakit yang lama, sedangkan rumah sakit yang baru untuk lokasi parkir pasien atau keluarga pasien.








Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close