THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Kadis Kesehatan Bireuen Tidak Tahu Empat Warga Positif DBD


Kadis Kesehatan Bireuen Tidak Tahu Empat Warga Positif DBD
Zulhelmi I The Globe Journal
Rabu, 09 November 2011 00:00 WIB
Bireuen - Empat warga Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen dilaporkan positif menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Tiga di antaranya kini menjalani perawatan intensif di sebuah kilinik di Kota Matangglumpang Dua serta seorang lainnya dirawat di rumah sakit di Kota Bireuen.Sementara Kadis Kesehatan Bireuen dr Amir Addani Muslim M Kes mengaku belum tahu adanya pasien terjangkit DBD di wilayah kerjanya

Dari data medis yang diperoleh di Klinik Pratiwi Matangglumpang Dua, Rabu (9/11),  penderita DBD yang kini sedang menjalani rawat inap itu masing-masing, Fauzi Al Farisyi (14) dan Latifah Hanum (19), pasien tersebut merupakan warga Dusun Timur Desa Blang Asan serta Miftahul Wahyudi (13) warga Desa Paya Cut.

"Dari hasil pemeriksaan darah, ketiganya dinyatakan positif DBD. Trombositnya rata-rata di bawah normal, tetapi setelah mendapat perawatan intensif, kondisinya mulai relatif membaik,"ungkap seorang petugas klinik Pratiwi.

Kepala Dusun Timur Desa Blang Asan, M Yusuf kepada wartawan ketika membesuk korban menyebutkan, seorang warganya yang kini juga masih dalam perawatan intensif yakni M Akmal. Pasien ini merupakan personel Polres Bireuen yang dirujuk ke sebuah rumah sakit di Kota Bireuen.

"Tiga orang pasien DBD merupakan warga saya yang tinggal berdampingan. Fauzi dan Latifah menjalani rawat inap sejak Senin tanggal 7 November dan menyusul Akmal sehari kemudian. Sudah tiga orang yang terjangkit sehingga kami harus waspada," ujarnya  dengan nada cemas.

Terhadap keresahan warga desanya, para perangkat desa setempat diakui Yusuf akan berkonsultasi dengan pihak terkait di Dinas Kesehatan setempat. Pihaknya berharap agar petugas terkait segera melakukan penanganan awal berupa tindakan fogging atau penyemprotan di rumah-rumah warga setempat.

Muhammad Nasai, orangtua dari Fauzi Al Farisyi yang ditanyai menyebutkan, dirinya sangat prihatin begitu mengetahui putranya terjangkit DBD. Padahal awalnya Fauzi terkesan hanya menderita demam biasa.

"Saya pikir cuma demam biasa karena berawal dari gejala panas tinggi, tetapi belakangan dia (putranya) mengaku sering pening dan menjalar pada dehidrasi. Karena makin tidak menentu saya bertambah curiga dan membawanya ke rumah sakit," kata Nasai.

Kadis Kesehatan Bireuen dr Amir Addani Muslim M Kes yang dikonfirmasi wartawan via telepon  mengaku belum tahu adanya pasien terjangkit DBD di wilayah kerjanya. "Saya belum dapat laporan, saya akan kirim nomor Pak Yusuf staf saya, nanti tanyakan saja ke dia," sebut Amir.

Sementara, jawaban serupa juga disampaikan M Yusuf ketika ditanyai wartawan. "Saya juga belum tahu. Ada petugas di lapangan, saya cek dulu ke Puskesmas. Mungkin laporannya sudah masuk, tetapi belum saya baca. Tunggu saya makan dulu," tukas Yusuf yang tidak kunjung menghubungi kembali wartawan yang menanyainya.







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close