Bireuen-Pasien mata yang berobat di RSUD dr Fauziah Bireuen tidak lagi memperoleh kaca mata secara gratis, padahal sebelumnya pasien yang mengalami keluhan mata diberikan alat bantu penglihatannya setelah diperiksa dan dianjurkan dokter untuk memakai kaca mata. Namun kini Pasien mata harus membeli sendiri alat penglihatan berupa kaca mata, sebab pemerintah menghentikan pemberian kaca mata.
Saat The Globe Journal menanyankan mengapa pemberian kaca mata gratis bagi pasien mata yang berobat dengan Kartu JKA dihentikan, dr.Zulkarnaen Kabid Yanmedik RSUD dr Fauziah Bireuen, Senin (4/7) diruang kerjanya menjawab, pemberian kaca mata untuk pasien mata dihentikan berdasarkan surat edaran dari Dinas kesehatan Aceh," Sudah ada surat edaran dari Dinas Kesehatan Aceh, tentang pelayanan pemberian kaca mata," jelasnya.
Dilanjutkannya, terhitung 1 Juli 2011 pasien mata tidak lagi diberikan kaca mata," Mungkin pemberhentian itu atas kebijakan provinsi untuk dievaluasi kembali," ungkapnya.
Sementara berdasarkan data yang diperoleh selama program JKA berjalan, jumlah pasein JKA yang berobat di RSUD dr Fauziah Bireuen, mencapai 3.000 orang setiap bulan untuk pasien rawat jalan. sedang rawat inap berkisar 600 sampai 700 orang setiap bulan.Dari data tersebut yang paling banyak adalah pasien penyakit dalam. Urutan kedua banyak yaitu pasien yang mengalami gangguan syaraf,kemudian pasien bedah, kulit, paru dan kandungan.
Redaksi: Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25