Sidney - Di masa perekonomian yang sulit ini, ketakutan kehilangan pekerjaanya memang dirasakan oleh hampir semua para pekerja. Dampaknya, tidak hanya berimbas pada dirinya sendiri tetapi juga pada perusahaan tempatnya bekerja. Ketakutan itu membuat mental para pegawai menjadi lemah, kurang fokus pada pekerjaannya dan selalu berpikiran negatif.
Untuk mengembalikan kepercayaan diri dan menghindari dari rasa ketakutan yang tak menentu tersebut, banyak pegawai di Australia yang mengambil jalan dengan mengikuti konseling. Bahkan perusahaan-perusahaan di sana juga mulai mengirimkan pegawainya yang berpotensial untuk mengikuti konseling tersebut agar mereka bisa kembali berpikir positif. Mereka berharap trend ketakutan itu bisa terkalahkan setelah mereka mengikuti konseling.
Professor Dr Tim Sharp, selaku pendiri Sydney's Happiness Institute mengatakan bahwa Institutnya saat ini kebanjiran permintaan untuk kelas tersebut. Jumlah peminat untuk kelas konseling benar-benar di luar dugaan hingga membuat mereka kewalahan.
“Menjelang akhir tahun dan awal tahun ini, kami benar-benar dibuat sibuk,” ungkapnya.
“Semakin banyak saja individu yang mengalami stres akibat masalah finansial setelah kehilangan pekerjaan ataupun karena mereka tidak mendapatkan bonus tambahan,” tambahnya.
Selain membuka kelas bagi masing-masing individu, Sydney's Happiness Institute juga melayani perusahaan yang ingin mengembalikan semangat para pekerjanya. “Kami juga memiliki lembaga yang khusus menangani permintaan perusahaan agar para karyawannya bisa kembali fokus dengan pekerjaannya,” lanjut Prof. Dr Tim Sharp.
Hal senada juga disampaikan seorang pakar kepribadiaan, Andrew May yang mengaku menerima banyak telepon dari para pebisnis. Mereka rata-rata menghubunginya karena ingin meminta bantuan membebaskan para pegawainya dari segala pikiran negatif yang selalu berkecamuk dalam otaknya. Para pebisns tersebut mengaku, pegawainya seringkali merasa histeris jika menerima atau mendengarkan berita buruk.
“Pihak perusahaan mengirimkan para staf ahli dan pekerjanya yang berbakat kepada kami, agar mereka bisa kembali bekerja dan bertahan dengan strategi yang kami berikan,” ungkap Andrew.
Keampuhan metode konseling dalam mengembalikan mental para pekerja, sudah dirasakan oleh salah satu perusahaan yang bergerak dibidang properti. Susan Buck, selaku manager perusahaan Lend Lease mengatakan bahwa feedback yang diberikan staffnya setelah mengikuti kursus tersebut sangat penomenal. Ia juga mengatakan, dengan dukungan yang diberikan sang atasan, kesehatan para pekerjanya kini semakin baik dan lebih produktif. (Yul- Conectique)