THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»IDI Siap Periksa Kesehatan Calon


IDI Siap Periksa Kesehatan Calon
Hayatullah Zuboidi | The Globe Journal
Jum`at, 07 Oktober 2011 00:00 WIB
Banda Aceh —  Setelah berakhirnya masa pendaftaran kandidat kepala daerah kemarin,  mulai hari ini KIP Aceh  akan melangkah kepada tahap pemeriksaan kesehatan para kandidat. Dalam tahapan ini, KIP Aceh bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh guna memeriksa seluruh kesehatan para kandidat kepala daerah, baik tingkat kabupaten/kota maupun tingkat Provinsi. Pemeriksaan dipusatkan di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, di bawah koordinasi Ketua IDI Aceh, Dr. Fachrul Jamal.

Dalam keterangannya saat jumpa pers di Media Center Jumat (7/10), Fachrul menjelaskan semua tahapan pemeriksaan kesehatan yang akan mereka lakukan.  Untuk semua proses ini,  IDI Aceh akan mengerahkan sekitar 50 dokter ahli ditambah lagi sejumlah perawat dan tenaga medis lainnya.

 “Kita akan memeriksa kesehatan fisik dan juga kesehatan psikologis para kandidat itu,” kata Fachrul Jamal.

Untuk pemeriksaan fisik akan dilakukan mulai dari ujung kaki hingga kepala.  Seluruh bagian tubuh para kandidat itu  akan diperiksa, mulai dari telinga hidung tenggorokan (THT), jantung,  ginjal, kaki dan seluruh bagian tubuh lainnya.

 “Tidak ada yang luput dari pemeriksaan kita,” katanya. Masing-masing bagian tubuh akan diperiksa oleh dokter ahli di bidangnya. Untuk jantung misalnya akan diperiksa oleh ahli jantung, demikian juga dengan ginjal, paru-paru dan lainnya.

Proses pemeriksaan kesehatan para kandidat hanya berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, dimulai pekan depan.  “Sengaja kita pilih hari Sabtu dan Minggu akan tidak menggangu tugas para dokter dalam menangani pasien di rumah sakit,” katanya. Pekan ini baru sebatas pendaftaran para kandidat yang akan diperiksa.

Dalam Pemilukada ini, IDI diperkirakan akan memeriksa 298 kandidat  -- baik Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/wakil walikota. Untuk pemeriksaan kesehatan itu, IDI membutuhkan waktu dua pekan berturut. Pemeriksaan berlangsung dalam  empat gelombang hingga selesai pada  23 Oktober .

Dalam satu hari Tim IDI akan memeriksa 50 sampai 60 orang. Rata-rata untuk seorang kandidat membutuhkan waktu pemeriksaan sekitar tiga jam.  Selama pemeriksaan berlangsung, tidak seorang pun yang diperkenankan mendampingi kandidat.  “Semua ditangani oleh tim dokter yang dikoordinir IDI,” katanya. Bahkan untuk makan dan minum pun,  kata Fachrul, tidak bisa dari luar. Semuanya disediaan di tempat pemeriksaan.

Setelah pemeriksaan fisik, nantinya dilanjutkan dengan pemeriksaan psikologi. “Mereka akan kita tes dengan beberapa pertanyaan tertulis  yang tujuannya untuk mengetahui mental dan emosi mereka,” kata Fachrul. Ini semacam tes psikologi untuk mengetahui kesehatan jiwa para kandidat.

Diakui Fachrul, sistem pemeriksaan kesehatan yang dilakukan IDI Aceh ini lebih ketat dibanding Pemilukada sebelumnya. “Sistem ini kita adopsi dari sistem pemeriksaan presiden pada Pemilu 2009 lalu,” kata Jamal.







Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close