Jakarta — Nampaknya virus H5N1 atau lebih dikenal dengan nama flu burung sudah menetap di Indonesia. Kementrian Kesehatan menyatakan 30 provinsi di Indonesia termasuk kategori endemic virus ini menyusul kasus di Bali. Lantas, apakah Aceh termasuk salah satu provinsi yang dimaksud?
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih tidak menjelaskan secara detail provinsi mana saja yang sudah termasuk kategori endemic virus flu burung. Kendati demikian, ketiga provinsi yang belum masuk kategori endemic diminta waspada. Virus ini berkembang cepat dan berpotensi ditularkan kepada manusia.
” Dibandingkan tahun lalu sudah berkurang, tapi kita masih harus waspada karena sekali-kali virus flu burung masih tetap bisa muncul,” katanya di Jakarta kemarin.
Endang mengungkapkan, pemerintah telah mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Antisipasi ini menggandeng Kementerian Pertanian(Kementan) untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi peternak. Endang menjelaskan, penyebaran virus flu burung dari hewan unggas ke manusia tidak bisa langsung diketahui. Namun, gejala awal seperti suhu yang panas selama beberapa hari perlu diwaspadai.
”Virus H5N1 pada unggas terus ada,pada manusia hanya sekali-sekali ada,”ungkapnya.
Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga mengatakan, kasus flu burung memang sesekali masih ada di dunia. Di Indonesia sepanjang 2011 jumlahnya kurang dari 10 orang. Sepanjang masih ada kasus flu burung di unggas, kemungkinan kasus ada pada manusia pun bisa terjadi.
Sebelumnya ada dua kakak beradik,Wayan Aldiawan, 10, dan Nengah Rika Ani, 5,warga Tembuku, Bangli meninggal setelah positif terkena virus flu burung. []
(Yul-Oke Zone)