
Lhokseumawe — Kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya masih kurang hingga saat ini. Itu bisa diakibatkan karena kurangnya informasi yang didapat masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah. Padahal begitu banyak keuntungan yang kita dapatkan dengan mendonorkan darah, salah satunya tubuh akan menjadi lebih sehat dan jiwa menjadi senang.
Mawardi Eva, SE, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Cabang Aceh Utara, mengatakan hal itu kepada The Globe Journal di Lhokseumawe, Selasa (24/5).
Mawardi menambahkan, Ada beberapa alasan mengapa kita harus mendonorkan darah salah satunya adalah, seseorang berpeluang sebanyak 95 persen dalam hidup dimana membutuhkan transfusi darah. “Satu dari sepuluh orang yang masuk rumah sakit membutuhkan darah. Mendonor itu pekerjaan mulia karena dapat menyelamatkan hidup 3 pasien, dan sel darah merah cuma bisa disimpan maksimal 42 hari,” ujarnya.
Saat ini, menurutnya, kurang dari 30 persen masyarakat yang secara sukarela dan teratur mendonorkan darahnya. “Ke depan kita berharap, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mendonor darah itu. Donor darah itu ibarat sepeda motor ganti oli. Jadi, kalau sepeda motor tidak diganti oli kan tidak bagus untuk mesinnya,” lanjut Mawardi.
Mawardi mengungkapkan, dengan mendonorkan darah secara tidak langsung seseorang telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dari dokter donor. “Dengan mendonorkan darah kepada orang yang tidak kita kenal, orang lain akan melakukan hal yang sama untuk keluarga dan diri anda suatu saat nanti,” tutup Mawardi.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas