Bireuen-Stok darah di Unit Trasfusi Darah (UTD) RSUD dr fauziahBireuen kosong. Usai lebaran idul fitri yang lalu darah di UTD itu mulai kosong. Sementara pasien yang berobat di rumah sakit itu banyak yang memerlukan darah. Untuk memperoleh darah yang diinginkan itu pihak keluarga pasien harus meminta bantuan calo dengan bayaran ratusan ribu rupiah. Demikian dikatakan Kepala UTD RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mursyidah A. Latif
dr Mursyidah A. Latif kepada The Globe Journal, Kamis (22/9) mengatakan, kosongnya darah di UTD karena jarang ada warga yang mendonorkan darahnya," Sebenarnya pada bulan puasa yang lalu stok darah juga sudah menipis karena bulan itu tidak ada warga yang mau mendonor, darah yang kita pakai untuk pasien dalam bulan puasa adalah darah yang didonorkan warga sebelum puasa," jelasnya.
Lanjut Mursyidah A. Latif, untuk menyahuti kekosongan darah di UTD, pihak RSUD dr Fauziah bekerja sama dengan PMI Cabang Bireuen dan PMI Cabang Bener Meriah pada 27 September 2011 akan melakukan kegiatan donor di Kabupaten Bener Meriah, sedangkan pada 29 September 2011 bekerja sama dengan Kodim 0111/Bireuen," Dalam menyambut HUT TNI ke-66 kita berjasama dengan Kodim Bireuen dimana kita meminta kepada para TNI untuk mendonor darah. Kegiatan donor tersebut kita pusatkan di Kampus Almuslim, Peusangan," sebutnya, seraya menambahkan pada 23 Oktober minta mahasiswa Almuslim untuk mendonorkan darahnya. [003]