THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Bahaya Menggunakan Crocs Bagi Pekerja Rumah Sakit


Bahaya Menggunakan Crocs Bagi Pekerja Rumah Sakit
Kamis, 15 September 2011 00:00 WIB
Inggris — CROCS merupakan salah satu merek sepatu karet warna-warni yang booming sejak 2007, merupakan salah satu alas kaki favorit para dokter dan perawat di rumah sakit karena nyaman dipakai dan mudah dibersihkan. 

Itu sebabnya, staf rumah sakit Inggris marah ketika Dinas Kesehatan Nasional (NHS) Inggris melarang mereka menggunakan sepatu itu, seperti dikutip The Telegraph. Alasan yang dilontarkan adalah demi kesehatan dan keselamatan. Pasalnya, benda-benda tajam seperti jarum suntik dikhawatirkan bisa menembus masuk ke dalam lubang-lubang di permukaan sepatu. 

''Menarik untuk melihat bagaimana pikiran masyarakat tentang hal ini. Kita seharusnya lebih memperhatikan masalah perawatan. Aku yakin tidak ada yang peduli dengan apa yang kami kenakan di kaki seperti kami juga tidak melihat apa yang terpasang di kaki para pasien dan keluarga mereka dan menilai mereka berdasarkan itu,'' ujar seorang perawat yang kesal seperti dikutip Daily Mail. 

Larangan penggunaan Crocs bukan hanya terjadi di rumah sakit-rumah sakit Inggris, tapi juga meluas hingga ke rumah sakit-rumah sakit di Amerika Serikat, Kanada, Swedia, dan Austria. 

Pada 2010, Associated Press melaporkan bahwa perusahaan sepatu yang berbasis di Colorado ini setuju membayar US$23.000 denda EPA, atas klaim palsu bahwa sepatu tersebut antimikroba. Sejak saat itu, Crocs berhenti menggunakan deskripsi tersebut untuk mengiklankan sepatunya. 

Larangan penggunaan Crocs ini bisa jadi menyenangkan hati para fashionista yang membencinya, di antaranya para pengikut I Hate Crocs Blog serta 1,6 juta anggota Facebook yang bergabung dalam I Dont Care How Comfortable Crocs Are, You Look Like A Dumb.
 
(Yul-Media Indonesia)







    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi:
    No Telp. 0651-741 4556
    Ponsel. 0852 619 222 25


    Komentar Anda

    Terpopuler

    Seni dan Budaya

    Jalan-Jalan

    Berita Foto

    «
    »
    Close