
Banda Aceh - Aneuk Aceh Peduli Tubercolosis (ANALI TB) berkampanye mengenai bahayanya penyakit Tubercolosis (TB) yang sampai saat ini termasuk nomor lima penyakit berbahaya di dunia, khususnya di Indonesia. Ketua ANALI TB, Nurhayati SH, yang juga pimpinan Aisyiah Wilayah Aceh mengatakan, perlunya bagi semua masyarakat dan Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) untuk mengantisipasi dan peduli dalam pemberantasan penyakit TB ini.
“Kita semua harus melangkah untuk memberantaskan penyakit TB ini. Penyakit ini kalau dulu orang sering menyebutkan TBC, atau yang di kenal dengan istilah batuk-batuk,” kata Nurhayati kepada The Globe Journal di sela-sela aksi anti TB di Simpang Lima Banda Aceh, Kamis(24/3).
Nurhayati juga berharap kepada pemerintah untuk memberi perhatian yang serius terhadap pencegahan penyakit ini, dengan menyisihkan sedikit anggaran.
“Kita lihat saat ini pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), itu kan cuma untuk pengobatan saja, sedangkan untuk pencegahan tidak ada,” ungkap Nurhayati.
Ketua panitia kampanye, Yulizar Kasma, mengatakan, dalam momen memperingati hari TB sedunia ini, akan diadakan beberapa kegiatan yang menyangkut dengan TB ini.
“Nanti kita akan mengadakan pendeklarasian komunitas ANALI yang terbentuk 5 Maret 2011, Seminar Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2011 di Gedung IT Centre, Parade, Konvoi, dan bedah rumah penderita TB,” Kata Yulizar.
Jum`at, 18 Mei 2012 23:47 WIBFashion Korea Jadi Incaran Remaja Aceh
Senin, 21 Mei 2012 10:55 WIBHidangan Ayam Lepaas yang Bikin Gemas