THE GLOBE JOURNAL

Breaking
News

Serambi»Kesehatan»Aceh Termasuk Provinsi Penderita Lepra Terbesar


Aceh Termasuk Provinsi Penderita Lepra Terbesar
Nurul Fajri | The Globe Journal
Senin, 08 Agustus 2011 00:00 WIB
Banda Aceh- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, M.Yani mengatakan bahwa Aceh masuk kedalam 12 besar daerah dengan penderita lepra terbesar di Indonesia. Hal tersebut disampaikan kepada The Globe Journal, Senin (8/8) usai pertemuan dengan Menko Kesra, Agung Mulyono di Aula Serba Guna Kantor Gubernur Aceh. Tapi, dia tidak menyebutkan angka persentase jumlah penderita lepra yang ada di Aceh.

“Jumlah pastinya saya lupa berapa, tapi kita termasuk ke dalam 12 besar daerah penderita lepra di Indonesia” ujarnya. Yani mengatakan bahwa dari tahun ke tahun upaya Dinas Kesehatan dalam mengatasi penderita lepra makin baik. Hal tersebut diakuinya dengan makin banyaknya penemuan-penemuan kasus para penderita penyakit Hansen (Lepra) tersebut.

Untuk program penyembuhan dan pengobatannya sendiri, Dia mengatakan bahwa ada sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat bagaimana menghadapi para penderita penyakit lepra ini. Dia juga menjelaskan bahwa masyarakat bakteri Mycrobacterium Leprae (bakteri penyakit lepra) dapat berpindah langsung dari para penderita.

Yani juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas jika terdapat bercak putih dan tidak berasa. “Karena lepra itu tidak ada perantara kumannya, berpindah langsung. Mencari sumber kasus ini pada awalnya agak sulit, karena hanya ada bercak keputihan dan tidak berasa. Bercak keputihan ini kalau ragu dibawa langsung ke puskesmas, di puskesmas akan ditentukan. Bila hal itu positif penyakit maka obatnya ada dipuskesmas, obatnya gratis,”jelasnya.

Yani juga menjelaskan bahwa jika ditangani secepatnya, bercak-bercak putih tersebut dalam beberapa waktu sudah tidak menular lagi kepada orang lain. “Bercak itu adalah gejala awal seperti panu. Butuh waktu dari enam sampai sembilan bulan untuk penyembuhannya,”ujarnya.

Menurutnya untuk menghilangkan keseluruhan lepra pekerjaan yang sangat sulit. Setidaknya, Dinas Kesehatan berupaya agar kasus lepra yang ada di masyarakat sudah tidak membahayakan atau tidak menular itu. Karena menurutnya tidak mungin menghilangkan penyakit lepra sampai tuntas, tapi jika timbul penyakit tersebut di masyarakat dan tidak berbahaya bagi masyarakat serta terkontrol sudah tidak apa-apa lagi.






Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi:
No Telp. 0651-741 4556
Ponsel. 0852 619 222 25


Komentar Anda

Terpopuler

Seni dan Budaya

Jalan-Jalan

Berita Foto

«
»
Close