TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Varia » Pemimpin Aceh Diminta Serius Mengikuti Training Ramadhan

Pemimpin Aceh Diminta Serius Mengikuti Training Ramadhan
Zal | The Globe Journal | Senin, 02 Agustus 2010
Banda Aceh - Sebagaimana biasanya tiap Ramadhan, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh mengadakan Tarhib (Menyambut) Ramadhan 1431 H. Untuk tahun ini diadakan secara serentak di beberapa DPD Kabupaten Kota se Aceh. Di Banda Aceh, acara dipusatkan di Mesjid Baturrahim Ulee Lheue diisi ceramah oleh Tgk. H. M. Nasir Djamil, anggota DPR RI dari PKS, dan dimeriahkan oleh sekitar 1.000 kader dan masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar.

Tgk. H. M. Nasir Djamil dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Ramadhan adalah hadiah penting dari Allah swt untuk bisa memperbaiki kualitas kerja dan kinerja setiap kita baik sebagai pemimpin maupun rakyat. "Pemimpin ummat dan rakyat Aceh lebih butuh lagi pelatihan yang Allah khususkan dalam bulan tarbiyah ini," tambahnya di Banda Aceh, Minggu (1/8).

Nasir Jamil menjelaskan, seringkali kelemahan dan kesalahan yang masih kerap dilakukan oleh pemimpin di Aceh adalah kurangnya kelapangan dada sebagai modal bagi berkomunikasi, memimpin dan menggiring rakyatnya membangun bersama-sama. "Ramadhan mendrill kita untuk memiliki lapang dada sehingga juga mampu menginstrospeksi diri dan siap menerima kritikan demi kebaikan bersama", jelasnya.

Nasir juga mengingatkan bahwa, Ramadhan juga dibutuhkan bagi pemimpin Aceh karena dapat meluruskn orientasi pembangunan pemerintah karena mulai terdistorsi oleh berbagai kepentingan pribadi dan golongan sehingga mulai lupa kepentingan rakyat Aceh keseluruhannya. "Efeknya adalah akan lahir kepekaan jiwa para pemimpin untuk benar-benar mencintai rakyatnya serta mendahulukan urusan rakyat kecil, dan pemimpin seperti inilah yang akan bulat-bulat masuk sorga dan merupakan lulusan terbaik Ramadhan," demikian Nasir.

Sebelumnya dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua DPW PKS Aceh, Tgk. H Ghufran Zainal Abidin, MA, disebutkan bahwa, Ramadhan menawarkan optimisme bagi perbaikan terhadap berbagai kebobrokan moral dan mental yang melanda ummat saat ini. "Untuk itulah Ummat Islam di Aceh dalam menyambut Ramadhan semestinya mempersiapkan diri sebaik mungkin agar semua rakyat Aceh mendapatkan rahmat, maghfirah dan ridha Allah swt yang telah dijanjikan Allah melimpah di bulan mulia ini," demikian tegasnya.

Ghufran menambahkan bahwa, Ishlahul (perbaikan) Ummah membutuhkan energi besar jika dimaksudkan dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh ummat Islam. Para pahlawan pejuang telah mencontohkan hal itu, sehingga ini adalah juga moment peringatan kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang ke 65 yang sangat penting karena juga diraih dalam bulan Ramadhan. Demikian siaran pers dari PKS Aceh kepada The Globe Journal, Minggu (31/7). [003]







Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close