BERANDA » Sosok » Jurnalis The Globe Journal Juara PENA Award 2010
Jurnalis The Globe Journal Juara PENA Award 2010
Bahriar Syah | The Globe Journal | Selasa, 20 April 2010
Banda Aceh - Jurnalis The Globe Journal, Yuli Rahmad keluar sebagai juara dalam Lomba Menulis PENA Award III Tahun 2010 yang diadakan di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh (Unima), Lhokseumawe.
Yuli yang juga mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), menyisihkan 50 perserta lainnya melalui tulisannya yang bertajuk "Gelora Bushido di Tanoh Endatu".
Kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa (20/4) Yuli mengatakan, lomba yang berlangsung sejak satu bulan lalu dibuka memang ditujukan bagi mahasiswa seluruh Aceh.
"Senin kemarin adalah pengumumannya, dan Alhamdulillah saya bisa masuk dalam empat nominasi yang dinilai. Tidak hanya itu, kami juga diminta untuk mempresentasikan tulisan tersebut di hadapan seluruh dewan juri juga ada pihak rektorat serta dekanat di jajaran Unima," ujarnya.
Dia mengungkapkan, sengaja ingin mengikuti lomba tersebut karena hal itu menjadi sebuah keharusan untuk generasi muda. "Jangan hanya bisa berorasi, tapi menulis juga harus mampu. Kalau persiapan, tidak terlalu muluk-muluk, hanya membaca beberapa buku sebagai pedoman, sumber media, dan pandangan kritis saja,"kata Yuli.
Yuli menceritakan, isi tulisannya menggambarkan tentang bagaimana pandangannya terhadap pembangunan di Aceh saat ini serta beberapa masukan yang berguna.
"Saya pesimis dengan pemerintah Aceh yang sangat lamban dalam hampir semua sentra pembangunan. Kemudian, perilaku korupsi yang masih menjamur, sementara Pemerintah Aceh sendiri tidak punya inisiatif yang tegas untuk menindak pelakunya," pukas Yuli.
Menurut Yuli, di Aceh harus ada revitalisasi secara menyeluruh terutama para pihak yang berwenang dalam penanganan korupsi. "Kalau bisa, agar dibentuk semacam lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lokal," harapnya.
Dia mengatakan, meningkatkan perekonomian Aceh bukan hanya dari sektor pertambangan atau rekonstruksi. Pemerintah seharusnya perlu merestrukturisasi mulai dari infrastruktur maupun usaha lainnya sehingga Aceh menjadi wilayah yang maju.
Sementara itu, kata Yuli, dalam lomba kali ini dirinya mendapatkan hadiahnya berupa plakat penghargaan, trophy serta uang tunai Rp 2,5 juta. Sedangkan Juara II yang diraih oleh Asmaul Husna (Unima) mendapat hadiah Rp 2 juta, Juara III Randy (Universitas Teuku Umar, Meulaboh) Rp 1,5 juta, dan Juara Favorit yang jatuh kepada Abdul Kadir (Unima) mendapatkan hadiah Rp 1 juta. (MNA)
Baca Juga :
CNN Hero Robin Lim: Pengabdian Seorang Bidan
Jusuf Kalla Jumpai SBY, Bahas Aceh?
Ifdhal Kasim Tak Calonkan Diri Lagi di Komnas HAM
LHKPN, Kekayaan Farhan Hamid Rp 5 Miliar
Sekjen HUDA Tolak Pembangunan Best Western Hotel
Komentar Anda