TGJ
Search all of tgj.co.id :
BERANDA » Seni dan Budaya » Pembangunan Islamic Development Building Terlantar

Pembangunan Islamic Development Building Terlantar
Zulhelmi I The Globe Journal | Senin, 03 Mai 2010
Bireuen - Pembangunan Gedung Pengembangan Islam (Islamic Development Building-IDB) Kabupaten Bireuen yang dikerjakan melalui dana otonomi khusus Provinsi Aceh 2008 hingga kini belum dilanjutkan dan masih tetap dibiarkan terlantar.

Gedung IDB yang terletak di jalan negara Banda Aceh-Medan tepatnya di Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen kondisinya telah di tumbuhi semak belukar.

Sementara itu, informasi lain yang diterima wartawan, terhentinya pembangunan IDB tersebut akibat adanya tolak tarik antara Bappeda Bireuen dan Bappeda Provinsi Aceh, terutama menyangkut dana yang diplot setiap tahunnya.

Sementara Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Drs Umar Budiman saat dikonfirmasi terkait terbengkalainya IDB itu, Senin (3/5) mengatakan, terhentinya kelanjutan pembangunan gedung tersebut tidak ada kaitannya dengan Dinas Syariat Islam.

“ Dilanjutkan atau tidaknya pembangunan gedung itu, tidak ada hubungannya dengan kami, kami hanya menyediakan tempat dan lokasi saja, masalah pembangunan, baik masalah pelelangan dan sebagainya itu urusan pihak provinsi Aceh,”terangnya.

Menurut Umar, dana untuk pembangunan gedung IDB berasal dari dana Otsus tahun 2008, seluruhnya jika tidak salah berjumlah Rp 7 miliar dengan tehnis pelaksanaan pencairan dana dibagi dua tahap. Untuk tahap awal senilai Rp 4 miliar, tahap kedua Rp 3 miliar, dan tahap ketiga 2010 ini masih dalam tahap proses.

“ Dana tahap ke dua dengan pagu sebesar Rp 3 miliar tahun 2009 hingga kini dana tersebut entah kemana kami sendiri tidak tahu, padahal sudah pernah kami tanyakan kepada pihak terkait,”terangnya.

Begitupun kata Kadis Syariat Islam itu, bila tidak ada juga kejelasan kelanjutan pembangunan gedung IDB Bireuen itu, sebaiknya kita ambil beko sekaligus dirobohkan dan besi-besinya dijual saja ke penadah buso brok-brok (besi bekas - red) ,” ujar Umar. (MNA)


Baca Juga :





Komentar Anda
World Interest Rates
Close